LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Seperti ini Obliteration Room karya Yayoi Kusama yang diduga dijiplak Rabbit Town

Seperti ini Obliteration Room karya Yayoi Kusama yang diduga dijiplak Rabbit Town. Berupa ruangan serba putih yang menyuguhkan konsep interaktif, karena pengunjung bisa menempelkan stiker-stiker polka dot di setiap sudut ruangan yang berfungsi sebagai kanvas tersebut.

2018-03-28 15:10:38
Seniman Mancanegara
Advertisement

Kasus plagiarisme yang diduga dilakukan oleh manajemen Rabbit Town Bandung tengah heboh dibicarakan netizen Indonesia. Masalah ini semakin memanas karena disoroti Ario Kiswinar Teguh, pria yang beberapa waktu lalu bermasalah dengan motivator Mario Teguh.

Adanya dugaan plagiarisme oleh Rabbit Town Bandung membuat nama beberapa seniman luar negeri ikut mencuat. Dari beberapa instalasi yang disebut kembar dengan karya seniman luar negeri, satu di antaranya adalah Sticker Room. Ruangan ini disebut mirip dengan Obliteration Room yang dibuat oleh Yayoi Kusama.

Advertisement
Obliteration Room karya Yayoi Kusama di Auckland Art Gallery © Auckland For Kids


Yayoi Kusama adalah seniman bertaraf internasional berdarah Jepang yang karyanya sempat dipamerkan di beberapa negara, antara lain Amerika Serikat, Australia, Inggris, Korea Selatan, dan Singapura. Yayoi terkenal karena Infinity Rooms, ruangan-ruangan yang dihias dengan konsep tanpa batas.

Infinity Rooms karya Yayoi Kusama ©2017 Huffington Post/Priscilla Frank

Advertisement
Infinity Rooms karya Yayoi Kusama ©2017 Huffington Post/Priscilla Frank


Ciri khasnya adalah warna-warna kontras yang mencolok dan polka dot. Obliteration Room sendiri merupakan satu karyanya yang sudah mengunjungi berbagai kota di dunia.

Obliteration Room adalah ruangan serba putih yang menyuguhkan konsep interaktif. Interaktif karena pengunjung bisa menempelkan stiker-stiker polka dot di setiap sudut ruangan yang berfungsi sebagai kanvas tersebut.

Obliteration Room karya Yayoi Kusama di Auckland Art Gallery © QAGOMA Photography

Obliteration Room karya Yayoi Kusama di Auckland Art Gallery © Auckland For Kids


Hasil akhirnya adalah ruangan dengan ilusi membingungkan yang diwujudkan oleh tangan ribuan pengunjung.

Saat ini Obliteration Room tengah dipamerkan di The Creative Learning Centre,Auckland Art Gallery, Selandia Baru. Menurut keterangan resmi di situs galeri, pameran berlangsung sampai 2 April 2018. Namun instalasi seni ini pernah pula dipamerkan di London, Buenos Aires, Rio de Janiero, Brasilia, Sao Paulo, Mexico City, Shanghai, Dunedin, dan Singapura.

Baca juga:
Rabbit Town Bandung diduga plagiat karya seniman luar negeri, manajemen bungkam
Uniknya lukisan tiga dimensi kreasi warga Pamulang
Uniknya 40 karya mahasiswa Itenas di Product Design Academic Award
Pertontonkan seni berbau kanibalisme, seniman Latvia tuai kontrovesi
Modal Microsoft Paint, nenek 87 tahun bikin gambar-gambar super keren

(mdk/tsr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.