Pulau Tabuhan, tempat selancar layang terbaik di Indonesia
Pulau ini merupakan lokasi yang pas untuk olahraga kiteboarding, terutama bagi wisatawan mancanegara.
Kamu mungkin sudah akrab dengan nama Pulau Tabuhan. Pulau mungil di utara Banyuwangi ini memang tengah diunggulkan sebagai pariwisata andalan kota di ujung timur Pulau Jawa tersebut.
Pulau Tabuhan berada di bagian utara Banyuwangi. Secara administratif, pulau tersebut menjadi bagian Desa Bangsring. Sebenarnya pulau ini tak dihuni manusia. Namun Pulau Tabuhan kondang sebagai objek wisata karena keindahan alamnya.
Pulau seluas 5 hektar ini dikelilingi pantai berpasir putih cemerlang dan laut yang jernih. Permukaan airnya begitu cantik dengan warna biru dan hijau. Lautnya tenang, menyimpan keindahan bawah laut yang beraneka ragam. Di sini juga ada penangkaran hiu yang memungkinkan wisatawan berenang bersama predator laut tersebut.
Selain keindahan alamnya, Pulau Tabuhan juga menyimpan daya tarik lain. Pulau ini merupakan lokasi yang pas untuk olahraga kiteboarding, terutama bagi wisatawan mancanegara. Apa itu kiteboarding? Kiteboarding adalah olahraga yang tengah digemari para pecinta hobi ekstrem. Kiteboarding menggabungkan beberapa jenis olahraga air sekaligus, yaitu wakeboarding, snowboarding, windsurfing, surfing, paragliding, skateboarding dan senam.
Dulu para kiteboarder asing biasa berselancar angin atau berselancar layang di Pulau Bintan, Bali, atau Lhoknga. Namun sekarang mereka mulai melirik Pulau Tabuhan sebagai surfpoint ideal. Pulau Tabuhan bahkan menjadi tuan rumah Tabuhan Island Pro Kiteboarding, event kiteboarding terbesar se-Asia Tenggara. Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara, antara lain Jerman, Prancis, Swedia, Rusia, Inggris, Brasil, Malaysia, dan Australia.
Menurut Jeroen van Der Kooij, co-Host Tabuhan Island Pro Kiteboarding 2015, pantai di Pulau Tabuhan memang memiliki keistimewaan yang tak dimiliki surfpoint lain. Kecepatan angin di sana tergolong konstan, mencapai 20-25 knot.
"Pulau Tabuhan tempat paling bagus di Indonesia untuk main kitesurfing. Di Tabuhan angin keras setiap saat, tidak usah menunggu datangnya angin seperti di Bali," kata Van der Koiij seperti dilansir Antaranews.
Mau menjajal olahraga ini saat mampir ke Banyuwangi? Boleh saja, tetapi jangan cuma buat eksis, ya. Kamu harus #beranirusak. Berpaculah bersama angin!
Baca juga:
Masuk rumah warga, Desa Kungkuk beri sensasi 'unik' urban downhill
Jangan asal gaya, simak aturan aman longboarding sebelum bermain
Main mountain bike aman ala profesional
Kali pertama coba skydive? Jangan abaikan prosedurnya
Bukit Timbis, surga paragliding di Bali