LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Kota terapung bebas politik pertama di dunia bakal berdiri di tahun 2020

Kota terapung bebas politik pertama di dunia bakal berdiri di tahun 2020. Seasteading Institute tengah berupaya untuk mewujudkan kota terapung di tengah lautan Polinesia Prancis. Tujuan utama idenya adalah untuk 'membebaskan manusia dari politisi' dan 'menulis ulang peraturan yang mengatur masyarakat'.

2017-11-16 13:12:44
Arsitektur unik
Advertisement

Kota terapung sebenarnya bukan sebuah konsep baru. Sudah sering terdengar di kisah-kisah fiksi ilmiah atau fantasi. Beberapa kebudayaan kuno pun sudah pernah membangunnya, misalnya saja pulau terapung suku Uros yang terbuat dari jerami. Tetapi bagaimana dengan kota terapung sungguhan, dengan bangunan yang saling terpisah oleh laut namun membentuk suatu jaringan perkotaan?

Seasteading Institute, sebuah lembaga nirlaba yang berbasis di San Francisco tengah berupaya untuk mewujudkan kota terapung di tengah lautan Polinesia Prancis. Dilansir Bored Panda, mereka sudah mengembangkan gagasan ini sejak berdirinya organisasi tersebut pada tahun 2008. Seasteading Institute juga sudah mengantongi izin dari pemerintah Polinesia Prancis untuk mulai melakukan pengujian di perairannya.

Advertisement
Rencana kota terapung di Polinesia Prancis ©2017 Seasteading.org

Rencana kota terapung di Polinesia Prancis ©2017 Seasteading.org

Quirk dan rekan-rekannya bermaksud mendirikan sekitar selusin struktur yang meliputi perumahan, hotel, kantor, dan restoran. Tujuan utama idenya adalah untuk 'membebaskan manusia dari politisi' dan 'menulis ulang peraturan yang mengatur masyarakat'.

Advertisement
Rencana kota terapung di Polinesia Prancis ©2017 Seasteading.org

"Jika Anda bisa memiliki kota terapung, pada dasarnya ini akan jadi seperti negara start-up," tutur Joe Quirk, presiden Seasteading Institute kepada The New York Times. "Kita bisa menciptakan keragaman pemerintahan yang besar untuk banyak orang."

Quirk mengklaim bahwa pembangunan kota bebas politik di lepas pantai akan menelan biaya sekitar $ 167 juta. Seasteading telah menerima modal awal dari PayPal, Peter Thiel. Selanjutnya Seasteading Institute berharap dapat meraih dana tambahan lewat crowdfunding. Program pembiayaan massal yang mereka pilih adalah menawarkan koin perdana dari mata uang virtual yang nantinya akan dipakai di kota tersebut. Diharapkan pembangunan kota ini bakal rampung di tahun 2020 dan bisa segera ditempati.

Baca juga:
Intip isi toilet bernilai seni dan arsitektur unik di Liverpool
Mengintip kemegahan The Eye of Binhai, perpustakaan terindah milik China
Tawarkan 1,2 juta buku & arsitektur futuristik, China resmikan perpustakaan terkeren
Pesona Amba Vilas, salah satu istana terbesar dan termegah di India
Menikmati kenyamanan menginap di rumah Teletubbies ala Jepang

(mdk/tsr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.