Gara-gara Trump, warga AS ramai-ramai bakar sepatu New Balance
Gara-gara Trump, warga AS ramai-ramai bakar sepatu New Balance. Sejumlah warga yang anti Trump mengajukan protes karena New Balance menyatakan dukungan terbuka terhadap presiden terpilih itu. Dukungan terhadap Trump terkait dengan ketidaksetujuannya atas Trans-Pacific Partnership yang dianggap merugikan perusahaan AS.
New Balance menjadi perusahaan pertama yang menyatakan dukungan terbuka untuk Trump dan hal ini membuat kemarahan publik Amerika Serikat tersulut. Akibatnya, aksi bakar sepatu New Balance marak di Twitter.
Dilansir Metro UK, dukungan New Balance kepada Trump berkaitan dengan Trans-Pacific Partnership (TPP), kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan 11 negara lain. Dengan adanya perjanjian ini, perdagangan internasional di antara negara-negara yang terlibat menjadi lebih mudah dan murah.
Bagi banyak ini dipandang sebagai langkah positif menuju globalisasi. Namun Trump dan New Balance sama-sama menentang TPP. Bagi New Balance yang masih berproduksi di Amerika Serikat, adanya TPP akan membuat harga produk mereka kalah bersaing.
Setelah kemenangan Trump pada hari Rabu, produsen sepatu olahraga terkenal itu memberikan dukungan kepada Trump. Melalui perwakilannya, New Balance mengatakan, "Pemerintahan Obama menutup telinga kita dan terus terang, dengan presiden terpilih Trump kami merasa beberapa hal akan bergerak ke arah yang benar."
Rupanya hal ini membuat sejumlah warga negeri Paman Sam yang anti Trump marah. Untuk menyatakan protes, mereka mengunggah foto dan video pembakaran sepatu-sepatu produksi New Balance di Twitter.
Tentu saja, tak semua pihak menganggap tindakan ini heroik. Bahkan ada yang berpendapat kalau ini justru tindakan bodoh, karena hal seperti ini tak akan berpengaruh terhadap angka penjualan New Balance.
Baca juga:
Politikus PDIP sebut peta dunia versi 'Trump' cuma sensasi kampanye
PKS protes Indonesia masuk dalam peta teroris 'Donald Trump'
Akan seperti apa militer AS di bawah Presiden Donald Trump?
Trump: Wanita yang mau aborsi silakan keluar dari AS
Trump tunjuk anggota timses duduki jabatan strategis di Gedung Putih