Yordania tertarik bangun pabrik pupuk dan kelapa sawit
Menlu Retno akan ke Yordania bahas kerjasama ekonomi dengan PM Abdullah Ensour.
Menteri Luar Negeri RI Retno L. P. Marsudi akan ke Yordania untuk bertemu dengan Perdana Menteri Yordania Abdullah Ensour dan Menteri Luar Negeri Yordania Nasser Judeh. Pertemuan ini akan membahas hubungan bilateral kedua negara.
Kunjungan tersebut nantinya akan membahas mengenai peningkatan ekonomi dan investasi kedua negara. Isu pendidikan juga akan diangkat dalam pertemuan tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir, mengatakan Yordania akan melakukan peningkatan investasi di Indonesia. Pemerintah Yordania tertarik untuk membangun pabrik pupuk dan kelapa sawit (CPO).
"Isu peningkatan mekanisme bilateral ekonomi dan investasi, pendidikan, people to people, lalu isu di OKI juga akan diangkat nanti," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Kamis (10/3).
Indonesia dan Yordania memiliki hubungan sangat dekat. Hubungan kerja sama kedua negara dalam bidang investasi bahkan memiliki surplus.
Produk impor dari Yordania adalah bahan pupuk. Sementara itu, produk Indonesia ke Yordania berupa kopi, lada, tekstil, furniture dan keramik.
Pada 2015, perdagangan kedua negara mencapai sekitar USD 250 juta, dan investasi di Yordania mencapai USD 3,1 juta.
"Kita sedikit defisit, sekitar USD 60 juta," lanjut pria akrab disapa Tata ini.
Baca juga:
Putri Belgia bakal blusukan di Jakarta, Bogor, dan Bandung
Di sela KTT OKI, RI-Tajikistan bahas peningkatan kerjasama ekonomi
Jokowi: Pakistan ingin tingkatkan kerja sama berantas terorisme
Serius dengan Indonesia, Sierra Leone berniat buka kedutaan besar
Presiden Jokowi bakal lakukan bilateral dengan Palestina & Yordania
Genjot ekspor Eropa dan Timteng, Turki jadi batu loncatan