WNI bekerja jadi sopir diculik tiga orang tak dikenal di Saudi
Kemlu menyewa jasa detektif lokal buat menyelidiki penculikan WNI di Ibu Kota Riyadh itu
Seorang Warga Negara Indonesia di Arab Saudi diculik tiga orang tak dikenal pada 18 September lalu. WNI pria yang masih dirahasiakan identitasnya ini diculik di wilayah Esbelia, Exit 10, Ibu Kota Riyadh.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Lalu Muhammad Iqbal, menyebutkan informasi pertama disebarkan oleh sesama WNI bernama Abdul Rahman.
"Betul ada penculikan WNI oleh tiga orang di Riyadh, Arab Saudi. Info pertama disebarkan Abdul Rahman, seorang WNI yang juga teman korban dan disampaikan kepada KBRI Riyadh oleh WNI lainnya," ujar pria yang kerap disapa Iqbal di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (8/10).
Iqbal mengungkapkan korban bekerja sebagai sopir sebuah keluarga di Riyadh. Majikannya pun sudah melaporkan hilangnya pekerja mereka kepada kepolisian setempat.
Pihak KBRI Riyadh bekerja sama dengan kepolisian Riyadh melakukan penelusuran kasus ini. Iqbal menyebutkan pihaknya telah menunjuk konsultan hukum untuk menyelesaikan kasus ini.
"Kita sengaja memilih konsultan hukum yang dulunya seorang polisi untuk menangani kasus ini," jelasnya.
Iqbal juga menyebutkan, lantaran kasus ini masih dalam penelusuran, maka motif dari penculikan belum diketahui.
Baca juga:
Rilis 2.000 foto jenazah, Saudi kukuh korban Tragedi Mina 769 jemaah
Ulama Saudi serukan warga perangi Rusia di Suriah
Kedutaan Arab Saudi digeruduk massa, tuntut pelunasan utang Rp 25 M
Rekam adegan mesum suami dan pembantu, wanita ini terancam masuk bui
Pangeran Arab Alwaleed bin Talal jadi pemilik terbesar kedua Twitter