LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

WHO: Ukraina Kehabisan Oksigen Medis di Tengah Situasi Perang

Selain itu, layanan rumah sakit darurat juga terancam mengalami padam listrik. Sementara ambulans yang membawa pasien bisa saja terjebak dalam baku tembak.

2022-02-28 14:18:06
Rusia Serang Ukraina
Advertisement

Invasi Rusia terhadap Ukraina masih berlangsung. Hari ini, kedua negara telah mengirimkan perwakilannya masing-masing untuk melakukan perundingan.

Bersamaan dengan kondisi penuh ketidakpastian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu (27/2), mengabarkan persediaan oksigen di Ukraina menipis. WHO menyerukan jalur aman bagi impor darurat di tengah situasi perang.

"Kondisi persediaan oksigen di Ukraina hampir mendekati titik yang sangat berbahaya. Truk-truk tidak dapat mengangkut pasokan oksigen dari pabrik ke rumah sakit di seluruh negeri, termasuk di ibu kota Kiev," kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Direktur WHO Regional Eropa, Hans Kluge, lewat sebuah pernyataan.

Advertisement

"Mayoritas rumah sakit bakal kehabisan cadangan oksigen mereka dalam 24 jam ke depan. Beberapa di antaranya sudah habisan. Kondisi ini mengancam ribuan nyawa," sambungnya.

Oksigen menjadi salah satu alat medis yang sangat penting bagi pasien dengan berbagai macam kondisi. Termasuk untuk 1.700 pasien Covid rawat inap dan pasien penyakit kritis lainnya yang disebabkan oleh komplikasi kehamilan, kelahiran, sepsis, luka dan trauma.

Selain itu, layanan rumah sakit darurat juga terancam mengalami padam listrik. Sementara ambulans yang membawa pasien bisa saja terjebak dalam baku tembak.

Advertisement

WHO sedang berupaya menambah pasokan oksigen, kemungkinan besar menggunakan oksigen cair dan silinder dari jaringan regional.

Pasokan-pasokan ini akan membutuhkan rute transit yang aman setelah meninggalkan koridor logistik melalui Polandia. Demikian dikutip dari Antara, Senin (28/2).

Baca juga:
Orang Super Kaya di Jepang Sumbang 1 Miliar Yen untuk Ukraina
Tolak Tinggalkan Kiev, Anggota DPR Ukraina Pilih Angkat Senjata Lawan Rusia
Ukraina Klaim 5.000 Lebih Tentara Rusia Terbunuh dalam Pertempuran
CEK FAKTA: Tidak Benar Foto-Foto Warga Ukraina Melawan Rusia pada Februari 2022
AS Desak Warga Negara Amerika Segera Tinggalkan Rusia

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.