Vladimir Putin Jamu PM Pakistan Setelah Serang Ukraina
Presiden Rusia, Vladimir Putin bertemu Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan di Moskow di tengah memanasnya hubungan Rusia dan Ukraina.
Presiden Rusia, Vladimir Putin bertemu Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan di Moskow di tengah memanasnya hubungan Rusia dan Ukraina.
Sebuah pernyataan singkat dari Kremlin mengatakan, kedua pemimpin itu bertemu pada Kamis (24/2). Putin mengumumkan operasi militer Rusia ke Ukraina pada Kamis dini hari, tak lama kemudian pasukan Rusia menyerang Ukraina pada Kamis subuh.
Dikutip dari TRT World, Jumat (25/2), Kremlin menyampaikan Putin-Khan bertemu membahas "aspek-aspek utama kerjasama bilateral dan saling bertukar pandangan terkait topik global terkini, termasuk perkembangan di Asia Selatan."
Sebelumnya pada hari itu, PM Khan, yang melakukan lawatan dua hari di Moskow, menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Makam Prajurit Tak Dikenal di dekat tembok Kremlin.
Penasihat komunikasi politik Imrah Khan, Shahbaz Gill mengatakan pertemuan kedua pemimpin itu berlangsung hampir tiga jam.
Kunjungan bersejarah ini, yang pertama kali dilakukan perdana menteri Pakistan 23 tahun lalu, bagian dari upaya mengubur permusuhan perang dingin Rusia-Pakistan dan memasuki era baru kerjasama.
Sebelumnya Associated Press melaporkan Khan mengakhiri lawatannya ke Moskow di tengah ketegangan Rusia-Ukraina. Tapi, Menteri Informasi Pakistan Fawad Chaudhry yang ikut dalam kunjungan, membantah laporan itu, mengatakan PM Khan sedang menuju pertemuannya dengan Putin.
Chaudhry mengatakan kunjungan tetap berlanjut dan mengatakan "PM akan kembali ke Pakistan sesuai jadwal."
Baca juga:
Ketua DPR Minta Pemerintah Jamin Keselamatan dan Keamanan WNI di Ukraina
Ukraina Klaim Tembak Jatuh Pesawat Rusia di Kiev
VIDEO: Ukraina Serang Balik Rusia, Tembak Helikopter dan Kendaraan Tempur
Presiden Ukraina saat Hadapi Serangan Rusia: Kita Ditinggalkan Sendirian
Update: Pasukan Rusia Berjarak 32 Km dari Kiev, Target Utama Presiden Ukraina
Diminta Presiden Ukraina, Macron Telepon Putin Minta Hentikan Invasi Rusia