Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden Ukraina saat Hadapi Serangan Rusia: Kita Ditinggalkan Sendirian

Presiden Ukraina saat Hadapi Serangan Rusia: Kita Ditinggalkan Sendirian Presiden Ukraina tinjau latihan militer. ©Mykola Lazarenko/Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS

Merdeka.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan telah meminta permohonan kepada Sekutu Barat untuk membantu menghentikan serangan brutal Rusia. Namun, menurutnya, sekutu mereka NATO tidak menjawab permohonan tersebut.

""Kita ditinggalkan sendirian untuk membela negara kita. Siapa yang siap bertarung bersama kita? Saya tidak melihat siapa pun. Siapa yang siap memberi Ukraina jaminan keanggotaan NATO? Semua orang takut," kata Zelensky dalam pidatonya dilansir AFP, Jumat (25/2).

Zelensky menuturkan, serangan Rusia menyebabkan 137 warga Ukraina, baik personel militer maupun warga sipil, telah tewas sejak awal serangan Rusia pada Kamis (24/2) pagi. Sementara, 316 orang luka-luka.

Dia mengatakan kelompok sabotase Rusia telah memasuki ibu kota Kiev, dan mendesak warga kota untuk tetap waspada dan mematuhi jam malam.

Sementara itu, Zelensky menyebut dirinya dan keluarga menjadi target sasaran serangan Rusia. Akan tetapi, dia berjanji akan tetap bertahan di Ukraina.

"(Musuh) telah menandai saya sebagai target nomor satu," Zelenskiy memperingatkan dalam sebuah pesan video.

"Keluarga saya adalah target nomor dua. Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara."

Pemimpin Ukraina telah mengkonfirmasi beberapa serangan rudal yang dilaporkan sebelum fajar hari ini. Zelensky mengatakan serangan dimulai pada pukul 4 pagi pada hari Jumat waktu setempat.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP