Virus Corona Selandia Baru Menyebar ke Pulau Selatan
Dua hari lalu Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan Selandia Baru akan mengakhiri lockdown ketat.
Pejabat kesehatan Selandia Baru kemarin melaporkan 104 kasus Covid-19, termasuk kasus pertama di Pulau Selatan negara itu dalam hampir satu tahun.
Sebagian besar kasus baru dilaporkan di Auckland, kota terbesar di Selandia Baru yang telah menjalani karantina wilayah (lockdown) ketat selama lebih dari dua bulan.
Dilansir dari laman Reuters, Minggu (24/10), risiko penularan lebih jauh dari kasus yang dilaporkan di Blenheim, di timur laut Pulau Selatan, tetap rendah, kata petugas kesehatan.
"Sejauh ini, wawancara awal telah mengidentifikasi sejumlah kecil kontak dekat yang telah dihubungi dan saat ini sedang diisolasi dan mereka akan dites," kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan.
Dua hari lalu Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan Selandia Baru akan mengakhiri lockdown ketat dan memulihkan kebebasan ketika 90 persen dari populasi yang memenuhi syarat sudah divaksinasi penuh. Kemarin 70 persen dari mereka yang memenuhi syarat telah divaksinasi sepenuhnya.
Setelah tidak mampu mengalahkan varian Delta yang sangat menular yang berpusat di Auckland, Selandia Baru meninggalkan strategi untuk menghapus Covid-19 dan beralih ke hidup dengan virus.
Selandia Baru sejauh ini mencatat 2.492 kasus Covid-19 dan 28 kematian sejak pandemi.
Reporter magang: Ramel Maulynda Rachma
Baca juga:
Selandia Baru Alami Lonjakan Kasus Covid-19 Tertinggi dalam Enam Pekan
Selandia Baru Akan Wajibkan Dokter dan Guru Divaksin Covid-19
Tinggalkan Strategi Hapus Virus Corona, Selandia Baru akan Hidup dengan Covid-19
Selandia Baru Perketat Perbatasan Setelah Covid Menyebar di Wilayah Bebas Virus
Polisi Selandia Baru Tangkap Pria Selundupkan KFC Saat Lockdown
Auckland Masih Terapkan Lockdown Ketat untuk Atasi Wabah Covid "Misterius"