Usai bertemu Putin, Trump dianggap pengkhianat Amerika
Usai bertemu Putin, Trump dianggap pengkhianat Amerika. Di Amerika sejumlah koran terkemuka mengecam keras Trump
Surat kabar di berbagai belahan dunia bereaksi atas pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Helsinki, Finlandia.
Dilansir dari laman the Guardian, Selasa (17/7), di Amerika sejumlah koran terkemuka mengecam keras Trump. The New York Daily News menuding sang presiden sudah berkhianat. Di halaman depan koran itu ada ilustrasi memperlihatkan Trump bergandengan tangan dengan Purin yang bertelanjang dada. Trump terlihat sambil menembak Paman Sam di bagian kepala.
Koran the Washington Post menulis berita utama dengan judul "Trump puji penyangkalan Putin", merujuk pada penolakan Trump atas kesimpulan intelijen AS yang menyebut Rusia campur tangan dalam pemilu AS pada 2016 lalu.
berita utama koran the new york daily news ©Twitter
Di Rusia, koran pemerintah Rossiyskaya Gazeta, punya pendapat sedikit lain. Harian itu mengatakan hubungan Amerika dan Rusia kini makin membaik dan sesama teman seharusnya tidak saling berkelahi. Koran itu juga menyebut pertemuan kedua pemimpin membuat perubahan banyak hal menjadi lebih baik.
Di Finlandia koran Kauppalehti di halaman pertamanya mengatakan pertemuan itu dimenangkan oleh Putin.
"Trump 0-Putin 1," berita utama koran itu.
berita utama koran finlandia ©Twitter
Baca juga:
Bertemu Putin, ini pujian yang diungkapkan Donald Trump
Trump dan Putin bahas Suriah hingga keamanan Isreal
Bertatapan dan berjabat tangan, begini ekspresi Trump dan Putin saat bertemu
Gelar KTT dengan Putin, Trump pesimis pertemuan akan berjalan lancar
Trump bakal calonkan diri jadi presiden AS kembali pada pemilu 2020
12 Agen intelijen Rusia didakwa AS terlibat peretasan di Pemilu 2016