Gelar KTT dengan Putin, Trump pesimis pertemuan akan berjalan lancar
Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru saja tiba di Helsinki untuk menggelar pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan ini terbilang cukup bersejarah, mengingat hubungan kedua negara yang tidak begitu harmonis.
AS dan Rusia memang terlibat perselisihan mulai dari masalah di Suriah, Ukraina, agen mata-mata, hingga campur tangan pemilihan umum.
Rupanya, Trump pun tidak memiliki ekspektasi berlebihan dalam menyambut pertemuan ini. Namun dia berharap akan ada hasil yang baik datang melalui pembicaraan antara dirinya dan Putin.
"Bertolak ke Helsinki, Finlandia, untuk bertemu Presiden Putin besok. Sayang sekali, meski saya melakukan hal terbaik dalam KTT, atau jika saya diberi Moskow untuk mengganti semua kesalahan dilakukan oleh Rusia, hal itu tidak akan pernah cukup," tulis Trump di akun Twitternya, dikutip dari Sky News, Senin (16/7).
Hal senada diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Rusia Serdgei Lavrov. Lavrov mengaku memiliki harapan kecil dalam menyambut KTT ini, namun dia akan menganggap KTT ini sukses apabila ada kesepakatan dibuat kedua pemimpin untuk membuka kembali jalur komunikasi yang terputus.
Sebagaimana diketahui, Trump dan Putin bertemu untuk membahas beberapa masalah di kawasan dan juga global, serta membentuk kesepakatan.
Di antara agenda yang akan menjadi bahasan antara lain, masalah perjanjian pembatasan persenjataan nuklir Rusia, sanksi AS terhadap Rusia setelah menganeksasi Krimea Ukraina, serta perselisihan Suriah dan Korea Utara.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya