LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Uni Eropa Larang Tisu Toilet Asal Rusia

Uni Eropa (UE) kembali lagi menjatuhkan sanksi kepada Rusia, kali ini blok perdagangan dan politik itu melarang peredaran produk-produk kebersihan asal Rusia dari sabun dan produk pencukur hingga tisu toilet dan parfum.

2022-09-30 15:02:00
Uni Eropa
Advertisement

Uni Eropa (UE) kembali lagi menjatuhkan sanksi kepada Rusia, kali ini blok perdagangan dan politik itu melarang peredaran produk-produk kebersihan asal Rusia dari sabun dan produk pencukur hingga tisu toilet dan parfum.

Bukan itu saja, tapi beberapa produk impor lain seperti minyak juga akan kena batasan harga di UE.

Sanksi yang disetujui pada Rabu lalu di Ibu Kota Belgia, Brussel adalah sanksi kedelapan yang diberikan UE kepada Rusia sejak invasinya ke Ukraina pada Februari lalu.

Advertisement

Sanksi baru ini ini juga terjadi setelah referendum yang dilakukan Rusia atas 4 wilayah Ukraina beberapa hari lalu.

“Kami tidak menerima referendum palsu dan segala bentuk pencaplokan di Ukraina, dan kami bertekad untuk membuat Kremlin membayar eskalasi lebih lanjut ini,” ujar Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, seperti dilansir Russia Today, Rabu (28/9).

Menurut Leyen, sanksi ini akan membuat Rusia rugi sebesar USD 6,7 miliar atau Rp 102 triliun.

Advertisement

Kantor berita Politico menjelaskan sanksi ini membuat warga UE tidak dapat menggunakan produk-produk kecantikan atau make-up, pencukur, parfum, benang gigi, sabun, dan tisu toilet produksi Rusia.

Keputusan Leyen menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia terjadi beberapa hari setelah perusahaan tisu toilet Jerman, Hakle bangkrut karena tingginya harga energi dan bahan dasar tisu.

Sebelumnya Hakle dan beberapa perusahaan lain meminta pemerintah Jerman untuk membatasi harga energi di UE. Namun Jerman tidak mampu mengendalikan itu dan dengan adanya kebocoran 2 pipa gas Nord Stream pada Senin lalu, maka harga energi di UE diprediksi kembali meningkat.

Karena itu pemerintah Jerman meminta warganya untuk mandi lebih sedikit dan menggunakan handuk untuk membersihkan diri demi menghemat air panas.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan

Baca juga:
Putin Akui Kemerdekaan Zaporozhye dan Kherson, Bekas 2 Wilayah Ukraina
AS dan Sekutu Siapkan Strategi Hadapi Kemungkinan Rusia Gunakan Senjata Nuklir
Trump Tawarkan Diri Jadi Ketua Tim Negosiasi Damai Rusia-Ukraina
Putin Sebut Petani Termasuk yang Ikut Wajib Militer untuk Berperang di Ukraina
AS Gelontorkan Rp22,7 Triliun per Bulan Untuk Bantu Ukraina
Putin Perberat Hukuman Bagi Warga yang Tolak Ikut Perang di Ukraina
Apa Jadinya Jika Rusia Gunakan Nuklir dalam Perang di Ukraina?

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.