Turki bantah kantor Taliban dibuka di Ankara
"Tidak ada kantor seperti itu telah dibuka di Turki," kata Kementerian Luar Negeri Turki.
Turki kemarin membantah laporan media Pakistan mengklaim Taliban telah membuka kantor politik di Ibu Kota Ankara sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali proses perdamaian telah terhenti.
Laporan oleh koran asal Pakistan the Frontier Post itu terjadi setelah pertemuan puncak di Ankara awal bulan ini antara Afghanistan, Pakistan dan Turki, seperti dilansir surat kabar the Daily Star, Senin (24/2).
Namun, Kementerian Luar Negeri Turki membantah laporan itu, dan mengatakan informasi itu tidak mencerminkan kebenaran.
"Tidak ada kantor seperti itu telah dibuka di Turki," kata Kementerian Luar Negeri Turki.
Koran the Frontier Post juga mengatakan para pejabat intelijen Pakistan telah bertemu dengan para penasihat politik pemimpin tertinggi Taliban, Mullah Omar, di Ankara.
Turki telah mengatakan di masa lalu pihaknya terbuka untuk pembentukan kantor Taliban guna membantu pembicaraan damai dengan Afghanistan.
Taliban telah melakukan pemberontakan mematikan sejak sejak invasi pimpinan Amerika Serikat menggulingkan mereka dari kekuasaan di Afghanistan pada tahun 2001.
Pemerintah Kabul yang didanai Barat sedang mencoba untuk mencapai kesepakatan damai dengan Taliban sebelum penarikan pasukan asing pada akhir tahun ini, tetapi proses telah terhenti.
Sehari sebelumnya, gerilyawan Taliban menyerang sebuah pos tentara Afghanistan di Provinsi Kunar yang berbatasan dengan Pakistan pada Ahad subuh. Serangan itu telah menewaskan 23 tentara dan menculik tujuh lainnya.
Baca juga:
Komandan Taliban Pakistan tewas ditembak di Waziristan Utara
Pria bersenjata kenakan burka serang markas polisi Afghanistan
Peredaran film porno di basis Taliban
Ketika film biru goda syahwat Taliban Afghanistan
Bioskop film porno di Pakistan dilempar granat