Tujuh Ton Sampah Manusia Ditemukan di Mars
Keindahan planet Mars telah membuat manusia terpesona sejak dulu. Sejumlah film fiksi ilmiah yang terinspirasi dari planet merah ini dibuat. Rasa penasaran dan keingintahuan itulah yang mendorong manusia untuk mengirim berbagai misi ruang angkasa ke Mars.
Keindahan planet Mars telah membuat manusia terpesona sejak dulu. Sejumlah film fiksi ilmiah yang terinspirasi dari planet merah ini dibuat. Rasa penasaran dan keingintahuan itulah yang mendorong manusia untuk mengirim berbagai misi ruang angkasa ke Mars.
Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Urusan Luar Angkasa menyatakan jika sebanyak 18 pesawat ruang angkasa buatan manusia telah dikirim ke Mars melalui 14 misi yang berbeda
Namun berbagai misi itu hanya mencemarkan lingkungan Mars meski hingga kini manusia belum menjajakan kakinya.
“Penjelajahan robot petualang manusia telah meninggalkan lebih dari 7.118,6 kilogram sampah manusia di planet merah,” jelas rekan peneliti pasca doktoral robotika di Universitas West Virginia, Cagri Kilic, dilansir lama NDTV, Selasa (27/9).
Sebelumnya, Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) Amerika Serikat (AS) pada Agustus lalu mengumumkan jika robot penjelajah mereka, Perseverance Mars rover telah menemukan sampah pendaratan dari rover tersebut.
Robot itu menemukan banyak puing sampah bertebaran di mana-mana.
“Puing-puing di Mars berasal dari tiga sumber utama: perangkat keras yang dibuang, kendaraan ruang angkasa yang tidak aktif, dan pesawat ruang angkasa yang jatuh. Setiap misi ke permukaan Mars membutuhkan modul yang melindungi pesawat ruang angkasa. Modul ini mencakup pelindung panas ketika pesawat melewati atmosfer planet dan perangkat keras parasut dan pendaratan sehingga dapat mendarat dengan lembut,” ujar Kilic.
Kilic menjelaskan jika misi pendaratan Mars di masa depan dapat terganggu karena sampah-sampah itu.
Bahkan ada kekhawatiran jika sampah-sampah dapat mencemari sampel dan tercampur dalam material asli Mars sehingga menghambat penelitian robot penjelajah.
Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan
Baca juga:
Begini Upaya NASA Agar Asteroid Tidak Menabrak Bumi
AS, China dan Rusia Kerjasama Kembangkan Satelit Walaupun Kerap Bersitegang
Jejak Opium Berusia 3.400 Tahun Ditemukan di Makam Kuno Israel
Bus AKAP di China Wajib Pakai Gelang Elektronik Agar Emosi Mereka Bisa Dipantau
Gua Pemakaman Zaman Firaun Ramses II Ditemukan di Israel
Temuan Air di Asteroid, Benarkah Kehidupan di Bumi Berawal dari Luar Angkasa?