LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Trump ingin hadiri pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

Keputusan AS yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, dan memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem malah membuat kondisi semakin runyam. Perundingan damai di Timur Tengah menjadi terhenti.

2018-03-06 12:49:43
Amerika Serikat
Advertisement

Presiden Amerika Serikat Donald Trump ingin melihat pembukaan Kedutaan Besar AS yang baru di Yerusalem. Pengakuannya itu diungkapkan di depan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih kemarin.

"Kami ingin datang untuk melihat. Jika saya bisa, saya akan melakukannya." kata Trump, seperti dilansir dari laman Reuters, Selasa (6/3).

Trump akan mempertimbangkan melakukan kunjungan untuk kedua kalinya ke Yerusalem sebagai presiden. Terutama saat pembukaan kedutaan AS yang direncanakan pada bulan Mei 2018.

Advertisement

Keputusan AS yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, dan memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem malah membuat kondisi semakin runyam. Perundingan damai di Timur Tengah menjadi terhenti.

Awalnya pemerintah AS masih membutuhkan waktu sampai bertahun-tahun untuk memindahkan Kedubes AS ke Yerusalem. Namun sekarang pemerintah AS bertekad melakukan pemindahan itu. Rencana ini mulai terlihat dari pengumuman sebuah rencana tentang fasilitas konsuler AS di Kedubes AS di Yerusalem nantinya.

Seperti dilansir dari laman CNN, pembangunan Kedubes AS di Yerusalem, menurut Trump, memakan dana hingga USD 250.000, sekitar Rp 3,4 miliar. Ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan usulan dana senilai USD 1 miliar , sekitar Rp 13 triliun yang pernah dia katakan.

Advertisement

Setelah membuka kedutaan AS yang baru pada bulan Mei, AS akan membangun ruang kantor tambahan di fasilitas konsuler pada akhir tahun 2019.

Namun, tempat itu juga bersifat sementara, karena AS masih mengidentifikasi letak kedutaan dan membangun kedutaan permanen di Yerusalem.

Baca juga:
Kedutaan Besar AS di Turki tutup karena terancam diserang
Yang terjadi jika para imigran tak bertemu keluarganya bertahun-tahun
Begini tanggapan Trump soal Xi Jinping akan jadi presiden China seumur hidup
Pria bunuh diri dengan pistol di dekat Gedung Putih
Pengamat sebut CIA alat AS dalam merusak demokrasi di negara lain
Warga Palestina menyerukan pengusiran pejabat AS dari negara mereka
Jubir Kemlu AS bentak wartawan Rusia karena video pidato nuklir Putin

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.