Trump dan Macron akan bertemu untuk bahas perjanjian nuklir Iran
"Keduanya juga akan membahas mengenai serangan terhadap Suriah pekan lalu," tambah pejabat tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron akan bertemu untuk membahas perjanjian nuklir Iran. Pertemuan ini akan digelar di Gedung Putih pada Selasa mendatang.
"Presiden Trump dan Macron akan bertemu untuk membahas perjanjian nuklir Iran, meski diskusi dengan negara-negara Eropa untuk mengatasi kekhawatiran AS tentang perjanjian 2015 ini belum sepenuhnya selesai," kata seorang pejabat senior pemerintah AS, dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (21/4).
Pejabat itu juga menambahkan bahwa kedua pemimpin negara akan membahas isu-isu regional dan internasional lain.
"Keduanya juga akan membahas mengenai serangan terhadap Suriah pekan lalu," tambah pejabat tersebut.
Sebagaimana diketahui, kesepakatan nuklir antara Iran dan enam kekuatan dunia pada 2015 lalu memicu protes dari Trump. Kesepakatan itu dinegosiasikan selama masa pemerintahan mantan Presiden AS Barack Obama.
Dalam kesepakatan itu, Iran setuju untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan untuk pelonggaran sanksi ekonomi. Namun Trump menyebutnya sebagai kesepakatan terburuk dan paling sepihak dari yang pernah dilakukan AS.
Sebaliknya, Macron justru memuji kesepakatan itu. Dia juga enggan meninggalkan kesepakan Iran karena jika itu dilakukan maka menurutnya itu merupakan kesalahan besar. Selain itu, Macron juga menyebut jika Prancis membatalkan kesepakatan, maka akan menunjukkan negara tersebut tidak bertanggung jawab.
Baca juga:
Mayoritas rakyat AS percaya Trump bisa seret Amerika terlibat perang baru
Trump berharap KTT Korea Utara berjalan sukses
Video palsu Obama hina Donald Trump
Diancam pengacara Trump, bintang film dewasa ini lapor ke pengadilan
Temui Trump, PM Jepang bahas masalah rudal Korea Utara
Kebijakan Donald Trump jadi ancaman bagi penerima beasiswa dari negara konflik
'Serangan AS ke Suriah sejatinya bukan karena alasan senjata kimia'