LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Theresa May Berencana Temui Pangeran Saudi Untuk Bahas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Perdana Menteri Inggris Theresa May mulai menunjukkan perhatiannya terhadap skandal kematian jurnalis Jamal Khashoggi.

2018-11-30 11:41:41
Theresa May
Advertisement

Perdana Menteri Inggris Theresa May mulai menunjukkan perhatiannya terhadap skandal kematian jurnalis Jamal Khashoggi. May pun berencana untuk membahas kasus ini dengan Pangeran Arab Saudi Muhammad bin Salman di sela-sela pertemuan KTT G20 di Argentina.

"Saya ingin berbicara dengan putra mahkota Arab Saudi. Pesan yang saya berikan akan sangat jelas. Ini mengenai masalah Jamal Khashoggi dan tentu saja masalah Yaman," katanya kepada awak media dalam penerbangan menuju Buenos Aires, dikutip dari Channel News Asia, Jumat (30/11).

"Untuk masalah Khashoggi, kami ingin melihat penyelidikan penuh dan transparan mengenai apa yang terjadi agar jelas siapa saja yang bertanggung jawab dan bisa dimintai pertanggungjawaban," tambahnya.

Advertisement

Sebagai informasi, Pangeran Muhammad melakukan kunjungan ke luar negeri pertamanya sejak kasus pembunuhan Khashoggi merebak. Pembunuhan wartawan surat kabar Amerika Serikat Washington Post itu pun dikaitkan dengan Pangeran Muhammad. Pangeran Muhammad dituding menjadi dalang dari pembunuhan Khashoggi di kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Tudingan itu tentu ikut menekan hubungan Saudi dengan pihak Barat dan merusak citra Pangeran Muhammad di mata dunia. Pihak Saudi sendiri telah menyangkal terlibat dengan pembunuhan itu.

Selain harus berhadapan dengan tekanan pihak luar terkait kasus Khashoggi, Saudi juga harus menerima seruan negara Barat untuk mengakhiri kampanye militer di Yaman. Perang yang diluncurkan oleh Pangeran Muhammad telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang semakin memburuk.

Advertisement

"Solusi jangka panjang untuk Yaman juga menjadi perhatian politik kami dan kami akan mendorong semua pihak untuk benar-benar mencari dan melaksanakan solusi itu," tegas May.

Baca juga:
Kabinet AS Sebut Tak Ada Bukti Kuat Pangeran bin Salman Dalang Pembunuhan Khashoggi
Diduga Ada Perpecahan, Direktur CIA Dilarang Ikut Rapat Senat Bahas Jamal Khashoggi
Argentina Berencana Tuntut Pangeran bin Salman dengan Kejahatan Perang dan Penyiksaan
Warga Tunisia Tolak Kedatangan Pangeran Saudi Karena Dianggap Pembunuh
Polisi Turki Geledah Vila Mewah Milik Warga Saudi Cari Sisa Jasad Khashoggi
Kasus Khashoggi, Pangeran bin Salman Minta Bertemu Erdogan di KTT G20 Argentina

(mdk/ias)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.