Terulang kembali, wanita bikin status Facebook dipenjara 9 tahun
Larangan menghina raja Thailand kembali makan korban. Kali ini wanita 49 tahun jadi korban
Seorang wanita Thailand harus menghabiskan waktu sembilan tahun mendatang dibalik jeruji besi hanya karena bercuap iseng di akun Facbook pribadinya. Statusnya di jejaring sosial dinilai aparat menghina sang Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej.
Wanita bernama Chayapa Shokpornbudsri (49) itu awalnya didakwa 19 tahun hukuman penjara oleh jaksa. Namun karena mengakui kesalahannya, hukuman diperingan menjadi sembilan tahun.
"Dalam unggahan Facebook miliknya terbukti dia bersalah dengan menghina kerajaan, mengancam keamanan negara dan pelanggaran berbasis teknologi," kata juru bicara pengadilan seperti dilansir Russian Times, Kamis (17/12).
Pembacaan putusan diketahui bersifat rahasia dan tanpa didampingi sang pengacara. pengacara Chayapa, Khumklao Songsomboon, dari Asosiasi Pengacara HAM Thailand mengatakan bila kliennya tidak diinformasikan terkait putusan.
"Chayapa menangis ketika dia mendapat telepon kemarin, saya juga hanya mengetahui putusan setelah hal itu dijatuhkan," tutur pengacara.
"Saya tidak mengerti mengapa pengadilan tidak memberi tahukan saya terhadap hal itu, apa tujuan mereka, ini sangat mencederai HAM klien saya," lanjutnya.
Sejak berkuasanya junta militer Thailand, undang-undang 'Lese-mejeste' (penghinaan terhadap kerajaan) diberlakukan dengan ketat. Kasus serupa Chayapa juga dialami Thanakorn Siripaiboon, pria nahas yang dipenjara akibat hanya memberikan 'jempol' di akun Facebook pada gambar photoshop sang raja.
Tidak hanya penghinaan terhadap raja, Thanakorn Siripaiboon pria yang disinyalir membuat unggahan sarkas terhadap anjing kesayangan raja, terancam divonis penjara selama 37 tahun.
Baca juga:
Pria ini divonis penjara 32 tahun hanya karena beri 'jempol' di FB
Thailand kini punya majalah khusus buat mereka yang berkulit gelap
Kasus-kasus apes orang di penjara gara-gara main Facebook
Penumpang protes barang dibongkar, ini kerja petugas Avsec bandara
Sindir Trump, Mark Zuckerberg janji muslim tak dilarang pakai FB