Terbukti lakukan suap, teman dekat mantan presiden Korsel didakwa 20 tahun penjara
Terbukti lakukan suap, teman dekat mantan presiden Korsel didakwa 20 tahun penjara. Kasus Soon-il sempat membuat gempar Korea dan mengguncang para elit bisnis dan pejabat negara. Hal itu juga menyebabkan Park Geun-hye dilengserkan dari jabatannya sebagai presiden Korsel.
Pengadilan Seoul menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara untuk teman dekat mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, Choi Soon-sil, atas beberapa skandal yang melibatkannya. Soon-sil terbukti menerima suap dari konglomerat Korsel termasuk petinggi Samsung, perusahaan semikonduktor terbesar di dunia, dan Grup Lotte.
Dilansir dari laman Channel News Asia, Selasa (13/2), kasus Soon-il sempat membuat gempar Korea dan mengguncang para elit bisnis dan pejabat negara. Hal itu juga menyebabkan Park Geun-hye dilengserkan dari jabatannya sebagai presiden Korsel.
Geun-hye diyakini mendukung Soon-il dalam melancarkan aksinya. Dia melakukan pemaksaan terhadap para elit Korsel untuk dana kepada yayasan nirlaba yang dijalankan Soon-sil. Geun-hye juga dituding melakukan penyuapan, penyalahgunaan kekuasaan, dan pembocoran dokumen negara.
Selain Soon-il, hakim juga menjatuhkan hukuman dua tahun enam bulan penjara kepada pemimpin Lotte Shin Dong-bin. Hakim juga mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya.
Sebelumnya, jaksa menuntut hukuman empat tahun penjara terhadap Dong-bin karena memberi yayasan tersebut sebesar USD 6,46 juta untuk meloloskan lisensi toko bebas bea. Namun dia membantah tuduhan tersebut.
Putusan ini jatuh setelah pengadilan banding membebaskan Jay Y. Lee dari Samsung atas tuduhan penyuapan. Lee dibebaskan setelah setahun ditahan.
Baca juga:
Korsel kucurkan dana Rp 35,4 miliar untuk Korut selama kunjungan olimpiade
Menengok pasar tradisional Gangneung di tengah suasana Olimpiade Pyeongchang
Semerbak angin perdamaian mulai berhembus di Semenanjung Korea
Kim Jong-un serukan 'langkah praktis' buat perkuat hubungan dua Korea
Puas dengan sambutan Korsel selama olimpiade, Kim Jong-un ucapkan terima kasih