LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Taliban Akui Bunuh Seorang Komedian TikTok Afghanistan

Sebuah video dua pria menampar dan menyiksa Nazar Mohammad, lebih dikenal sebagai Khasha Zwan, beredar luas di media sosial. Dia kemudian dibunuh, ditembak beberapa kali.

2021-07-30 16:20:40
Taliban
Advertisement

Taliban bertanggung jawab atas pembunuhan seorang komedian di Provinsi Kandahar, Afghanistan, pekan ini. Hal ini meningkatkan kekhawatiran pembunuhan balas dendam menjelang rampungnya penarikan pasukan asing dari negara tersebut.

Sebuah video dua pria menampar dan menyiksa Nazar Mohammad, lebih dikenal sebagai Khasha Zwan, beredar luas di media sosial. Dia kemudian dibunuh, ditembak beberapa kali. Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengakui dua pria dalam video itu merupakan anggota Taliban.

Mujahid mengatakan dua pria itu telah ditangkap dan akan diadili. Dia juga menuduh komedian tersebut seorang anggota Kepolisian Nasional Afghanistan dan diduga menyiksa dan membunuh anggota Taliban.

Advertisement

Mujahid mengatakan dua pria itu seharusnya menangkap komedian tersebut dan membawanya ke pengadilan Taliban, bukan membunuhnya.

Dikutip dari Al Jazeera, Jumat (30/7), Mohammad bukan komedian televisi tetapi kerap mengunggah kegiatannya di TikTok. Dia dikenal karena lawakan kasarnya dan lagu-lagu lucu.

Pembunuhan brutal itu meningkatkan ketakutan serangan balas dendam. Kasus itu merusak jaminan yang diberikan Taliban bahwa tidak ada bahaya yang akan menimpa orang-orang yang bekerja untuk pemerintah, militer atau organisasi AS.

Advertisement

Dalam sebuah wawancara pekan lalu dengan The Associated Press news agency, juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengatakan komandan kelompoknya telah memerintahkan agar jangan mengganggu warga sipil atau menerapkan pembatasan di wilayah-wilayah yang telah direbut baru-baru ini. Dia mengatakan jika ada laporan kejahatan, harus diselidiki.

Namun Patricia Gossman dari Human Rights Watch (HRW) mengatakan pembunuhan balas dendam telah dilakukan semua pihak selama perang Afghanistan yang berlangsung puluhan tahun.

Baca juga:
Ribuan Penerjemah Beserta Keluarga Dievakuasi dari Afghanistan ke AS
Taliban: Tidak Ada yang Ingin Ada Perang Sipil di Afghanistan
Perwakilan Taliban Kunjungi China Bahas Perundingan Damai dan Keamanan Afghanistan
Puluhan Tentara Afghanistan Melarikan Diri ke Pakistan Setelah Diserang Taliban
AS Bantu Pasukan Afghanistan Lawan Taliban Melalui Serangan Udara
Afghanistan Tangkap Empat Anggota Taliban Terkait Serangan Roket Saat Salat Iduladha

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.