Tak terima ditraktir makan, pria Turki tembak mati sobatnya
Idris Alakus, warga Bakirkoy merasa traktiran temannya itu merendahkan martabat
Siapa tidak suka ditraktir? Makan enak namun gratis tentunya semua mau. Namun, hal tersebut nyatanya traktiran merupakan suatu perbuatan baik yang dibenci oleh Idris Alakus, seorang pria asal Turki.
Cuma gara-gara mendapati makanannya sudah dibayar temannya, Hasan Erdemir, Alakus tega menembak mati kawannya tersebut dan melukai dua orang lainnya.
Ceritanya bermula saat Alakus bersama Erdemir dan dua temannya makan sup di sebuah rumah makan di Distrik Bakirkoy, Turki, pada Minggu pagi. Alakus dan seorang lainnya Savci Karabulut, sudah lebih dulu sampai di rumah makan tersebut, baru Erdemir dan dua temannya menyusul.
Telegraph, Rabu (27/4) menyebutkan, saat hendak meninggalkan rumah makan, Alakus menanyakan tagihan makanan kepada pelayan. Sang pelayan menyebutkan makanan mereka semua sudah dibayar oleh Erdemir.
Pria ini sempat marah dan adu argumen dengan Erdemir. Kesal karena perang mulut, Alakus meninggalkan rumah makan tersebut. Tak berapa lama, Alakus kembali lagi ke dalam restoran dengan sebuah pistol dan langsung menembak Erdemir dan kedua temannya.
Usai insiden berdarah tersebut, para pelayan restoran itu segera memanggil ambulans untuk membawa Erdemir yang mengalami luka serius. Erdemir dilaporkan tewas di rumah sakit dengan luka sangat serius.
"Saya memanggil ambulans untuk membawa pria yang ditembak tersebut. Kejadian berlangsung sangat cepat," kata seorang pelayan.
Beruntung dua teman Erdemir tidak mengalami luka yang parah.
Akibat aksinya tersebut, Alakus ditangkap polisi setempat beberapa saat setelah mereka mendapat kabar dia menembak orang. Saat ini Alakus masih dalam tahap penyelidikan untuk mencari motifnya bertindak nekat.
Baca juga:
Pembunuhan di Ohio, 8 orang tewas ditembak kepalanya
Warga OKU Timur temukan potongan kepala & sepasang kaki di sungai
Guru dihukum 508 tahun penjara karena perkosa 10 bocah
Kaum jomblo Turki demo ingin kawin
Lima unjuk rasa jomblo paling heboh, minta diberi jodoh