Suriah laporkan Turki ke DK PBB akibat serang kelompok Kurdi
Kaum Kurdi di Suriah dinilai Turki bersekutu dengan kelompok Partai Pekerja Kurdistan. Kelompok ini dianggap teroris.
Suriah mengutuk Turki atas penyerangan militernya terhadap kelompok Kurdi di Suriah. Insiden ini dinilai sebagai kekerasan terhadap kedaulatan negara.
Tidak tinggal diam, Suriah langsung melaporkan hal tersebut kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
"Senjata militer Turki mengupas habis daerah konstitusi kami, Turki mengizinkan 100 pasukan bersenjata saat menyeberang ke perbatasan," tulis kutipan surat pemerintah Suriah kepada DK PBB, dilansir BBC, Senin (15/2).
Kini Suriah terus menunggu respon balik dari kejahatan Turki pasca aksinya, terkait tuntutan ganti rugi akibat kerusakan yang disebabkan oleh insiden ini.
Diketahui meriam Turki ditembakkan pada Minggu (14/2), mereka meningkatkan serangan ke pasukan Kurdi di bagian utara Provinsi Aleppo, Suriah. Ankara menilai bila kaum Kurdi di Suriah telah menjadi militan yang bersekutu dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di Turki. PKK sendiri dianggap sebagai kelompok teroris oleh Turki, karena terus mempromosikan daerah otonomi mereka di Turki.
Turki sendiri bersama dengan Arab Saudi memang mengatakan akan menyerang Suriah. Penyerangan ini dilakukan kedua negara untuk memberantas kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Baca juga:
Bukan cuma Saudi, Turki bakal ikut kirim pasukan darat gempur ISIS
Mengungkap alasan Liga Arab bersatu gempur ISIS di Suriah
Menlu Saudi sebut ISIS bakal kalah kalau Presiden Suriah mundur
AS umumkan gencatan senjata di Suriah, Assad dan pemberontak menolak
Rusia: Perang Dunia III terjadi bila perundingan damai Suriah gagal