Mengungkap alasan Liga Arab bersatu gempur ISIS di Suriah
Merdeka.com - Negara-negara Timur Tengah yang tergabung dalam Liga Arab, kini tengah gencar menyerang kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah. Meski demikian, mereka mengaku ada alasan lain di balik gempuran Liga Arab terhadap Suriah.
Presiden Suriah Bashar al-Assad menjadi salah satu alasan terkuat Liga Arab menggempur negara tersebut. Bagi mereka, Assad terlalu keji dan dia yang menyebabkan adanya pemberontakan di Suriah, bahkan sampai tercipta kelompok teror tersebut.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menyebutkan jika kelompok ISIS sebenarnya gampang untuk dikalahkan. Adel mengatakan ada syarat gampang untuk melumpuhkan ISIS.
"ISIS akan mudah dikalahkan jika Presiden Suriah Bashar al-Assad lengser dari jabatannya," ucap Adel saat berbicara di muka perwakilan negara-negara pendukung perdamaian Suriah di Munich, Jerman, beberapa waktu lalu.
Adel dengan tegas mengaku itu tujuan utama Liga Arab dalam menggempur Suriah. Menlu Negeri Petro Dolar itu juga mengaku jika hal tersebut akan dilakukan oleh para negara di Timur Tengah demi perdamaian Suriah.
Rencana militer Liga Arab mengirim pasukan darat menggempur basis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bukan hanya diawali oleh Arab Saudi. Turki mengatakan siap turut serta menerjunkan beberapa batalion ke perbatasan Suriah untuk menyerang langsung kota-kota dikuasai militan khilafah.
Assad sendiri mengaku sudah mendengar rencana Liga Arab untuk mengirim pasukan darat ke negaranya. Dia mengatakan tidak bisa menghalang-halangi manuver militer negara lain, tapi bila ada pasukan asing masuk wilayahnya, maka (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya