LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Situs Pemerintah Rusia Diretas, Muncul Kata-Kata "Kemenangan untuk Ukraina"

Media lain telah melaporkan para peretas menuntut uang tebusan untuk mencegah pengungkapan data pengguna kepada publik.

2022-06-06 19:02:00
Rusia Serang Ukraina
Advertisement

Situs web Kementerian Konstruksi, Perumahan, dan Utilitas Rusia tampaknya telah diretas karena pencarian situs itu di internet mengarah ke sebuah tanda "Kemenangan untuk Ukraina" dalam bahasa Ukraina.

Pada Minggu malam (5/6), kantor berita pemerintah RIA mengutip perwakilan kementerian Rusia itu yang mengatakan situs tersebut lumpuh tetapi data pribadi pengguna terlindungi.

RIA menyebutkan media lain telah melaporkan para peretas menuntut uang tebusan untuk mencegah pengungkapan data pengguna kepada publik. Demikian dilansir Antara mengutip Reuters, Senin (6/6).

Advertisement

Namun, Reuters tidak dapat memastikan media mana yang dikutip oleh RIA.

Banyak perusahaan milik negara dan organisasi berita Rusia telah mengalami peretasan sporadis sejak Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari.

Sejumlah serangan siber pada awal Mei membuat situs penyimpanan video RuTube tak bisa diakses selama tiga hari dan mengubah menu televisi satelit di Moskow pada Hari Kemenangan, saat Rusia merayakan ulang tahun ke-77 kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman.

Advertisement

Secara terpisah, kantor berita Ukraina UNIAN pada Minggu (5/6) melaporkan, siaran pertandingan sepak bola Ukraina melawan Wales oleh OLL TV yang disiarkan daring sempat diretas.

Namun, Reuters tidak dapat memverifikasi laporan itu.

Moskow menyebut agresinya di Ukraina sebagai "operasi militer khusus" untuk melemahkan kekuatan militer dan melindungi negara itu dari kelompok fasis.

Ukraina dan negara-negara Barat menolak klaim Rusia itu dan menyebutnya sebagai dalih untuk menyerang.

Baca juga:
Jenderal Rusia Tewas Lagi di Donbas Ukraina
Putin Ancam Serang Target Baru Jika AS Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina
100 Hari Perang Rusia-Ukraina, PBB: Tidak Akan Ada Pemenangnya
261 Anak-Anak Ukraina Terbunuh Sejak Awal Perang dengan Rusia
Presiden Zelenskiy: Ukraina Kehilangan 60-100 Tentara Sehari
Ukraina Tetapkan 600 Lebih Orang Rusia sebagai Tersangka Kejahatan Perang
Tiga Bulan Perang, Kemana Saja Perginya Jutaan Pengungsi Ukraina?
Tentara Pelajar Ukraina, "Rasanya Sulit untuk Memahami Temanmu Mati dalam Dekapan"
Seputar Isu Putin yang Dikabarkan Sakit Kanker Darah, Umurnya Tinggal 2-3 Tahun Lagi

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.