Siti Aisyah dibawa ke pengadilan pakai rompi antipeluru
Siti Aisyah dibawa ke pengadilan pakai rompi antipeluru. Hari ini dia disidang dengan agenda pembacaan dakwaan di Mahkamah Majistret Sepang, Selangor. Aisyah dituduh membunuh Kim Jong-nam dan terancam hukuman mati.
Dua tersangka pembunuhan Kim Jong-nam hari ini menjalani persidangan perdana. Siti Aisyah asal Indonesia dan Duon Thi Huong warga Vietnam disidang di pengadilan Malaysia, rabu (1/3) pagi waktu setempat.
Dilansir dari Reuters, polisi membawa keduanya dengan tangan diborgol ke belakang. Dua wanita ini juga terlihat mengenakan rompi antipeluru.
Keduanya didakwa melakukan pembunuhan atas kakak tiri Kim Jong-un itu. Dakwaan ini dibacarakan di Mahkamah Majistret Sepang, Selangor.
Dakwaan tersebut ditandatangani Wakil Pendakwa Raya Selangor, Muhammad Iskandar Bin Ahmad. Dia diberi kuasa sebagai pengacara negara Malaysia.
Dalam dakwaan disebutkan Siti Aisyah bersama empat orang lain yang masih bebas membunuh Jong-nam pada 13 Februari lalu, pukul 9 pagi waktu setempat. Pembunuhan dilakukan di Keberangkatan Lapangan Antar Bangsa Kuala Lumpur 2 (KLIA 2).
Sidang dakwaan Siti Aisyah sendiri turut dihadiri Wakil Duta Besar KBRI Kuala Lumpur, Andreano Erwin, Ketua Satgas Perlindungan WNI, Yusron B Ambary dan pengacara Siti Aisyah, Goo Soon Sheng dari Goo and Azura Firm.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir mengharapkan Aisyah menerima keadilan.
"Kami berharap Aisyah mendapat keadilan. Pengacara yang sudah ditunjuk untuk Siti juga berharap dia mendapat pengadilan yang adil, diberikan semua hak hukumnya dan tidak diadili publik," tandas pria akrab disapa Tata itu.
Baca juga:
Siti Aisyah sempat gelar pesta ultah sebelum bunuh Kim Jong-nam
Hari ini, Siti Aisyah jalani sidang perdana di Malaysia
Jalani sidang perdana, Siti Aisyah resmi pindah ke tahanan wanita
Sidang kedua Siti Aisyah akan dilaksanakan 13 April mendatang
Diancam hukum gantung, bantuan hukum untuk Aisyah terus diupayakan