Sentimen anti-Barat menguat, pria China pakai sepatu Nike dipukuli
Kemarahan warga terhadap semua produk berbau AS dipicu hasil Arbitrase Internasional soal Laut China Selatan
Pengadilan Arbitrase Internasional sengketa Laut China Selatan menetapkan Beijing tidak memiliki hak atas klaim sembilan garis putus di wilayah kaya sumber daya alam itu. Merasa tidak terima, pemerintah Tiongkok menuding ada intevensi Amerika Serikat saat putusan 12 Juli lalu.
Publik China pun geram. Sentimen anti-Barat di Negeri Tirai Bambu meningkat drastis. Diberitakan Shanghaiist, seorang pria di Kota Dalian menyerang penumpang di kereta bawah tanah karena menggunakan sepatu merek Nike. Si pelaku pemukulan menuding korban simpatisan Amerika Serikat. Nike adalah sepatu olah raga buatan AS.
Penumpang lain di gerbong itu tidak melarai. Dari unggahan rekaman video, hanya ada satu wanita penumpang lain coba meredam situasi namun tak berhasil.
Seorang dengan tas berlogo Nike berusaha kabur karena berada di dekat aksi pemukulan. Insiden penyerangan ini direkam oleh sesama pengguna kereta, lalu diunggah ke Youtube.
Sebelumnya diberitakan, ratusan warga China sengaja merusak ponsel besutan AS, iPhone 6. Publik China kesal pada Negari Paman Sam yang dituding mempengaruhi putusan arbitrase internasional.
Berikut rekaman insiden sentimen anti-AS di China, berujung pemukulan pada pengguna sepatu Nike:
Baca juga:
Reaksi berang China atas putusan pengadilan soal Laut China Selatan
Forum Asia-Eropa enggan bahas hasil arbitrase Laut China Selatan
Kesal AS campuri Laut China Selatan, netizen Beijing buang iPhone 6
20 ribu tandatangan gugat hasil Pengadilan Laut China Selatan
Pengadilan putuskan China tak punya hak di Laut China Selatan
China minta AS tidak ikut campur dalam putusan di Laut China Selatan