China minta AS tidak ikut campur dalam putusan di Laut China Selatan
Merdeka.com - Terkait kasus putusan Pengadilan Internasional di Laut China Selatan, Beijing meminta Amerika Serikat tidak ikut campur. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi, kepada Menlu AS John Kerry pada Rabu kemarin.
Melalui sambungan telepon, Wang Yi mengatakan kepada Kerry agar Negeri Paman Sam tidak ikut-ikutan dalam masalah putusan di Laut China Selatan. Wang Yi juga meminta agar AS tidak memperumit putusan tersebut.
"Saya sampaikan kepada Menlu Kerry agar AS berjanji untuk tidak campur tangan dalam putusan di Laut China Selatan," ujarnya seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (7/7).
Negeri Tirai Bambu berharap AS tidak melakukan aksi apapun di Laut China Selatan agar perdamaian dan stabilitas di kawasan tidak terganggu.
Tensi di kawasan Laut China Selatan saat ini sedang meninggi sementara putusan Mahkamah Arbitrase Internasional pada 12 Juli mendatang.
Filipina, sebagai negara penggugat melaporkan klaim China kepada Pengadilan Internasional tertua di Den Haag, Belanda. China, sebagai negara tergugat tidak setuju kasus ini diselesaikan oleh pihak ketiga.
Karenanya, China meminta Filipina untuk berdamai dengan mereka melalui jalur diplomasi.
Meski demikian, Negeri Tirai Bambu tersebut sudah mengirimkan militernya berpatroli dan latihan di Laut China Selatan.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya