LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Semerbak angin perdamaian mulai berhembus di Semenanjung Korea

Semerbak angin perdamaian mulai berhembus di Semenanjung Korea. Hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara yang selama ini diwarnai perseteruan, sekarang ini tampak mulai mencair. Salah satu penyebab membaiknya hubungan kedua negara adalah karena penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin.

2018-02-14 06:18:00
Korea Selatan
Advertisement

Hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara yang selama ini diwarnai perseteruan, sekarang ini tampak mulai mencair. Salah satu penyebab membaiknya hubungan kedua negara adalah karena penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin.

Perhelatan yang digelar di Pyeongchang, Korsel, itu seakan menjadi pembuka jalan damai bagi kedua negara. Korsel mengundang atlet Korut untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi itu yang disetujui pihak Korut setelah melakukan perundingan antar delegasi selama 3 jam.

Setelah kesepakatan itu, pemerintah Korut memutuskan untuk mengaktifkan kembali jalur komunikasi khusus antara kedua negara yang sudah diputus sejak lama. Hal itu dilakukan untuk mempermudah kedua negara untuk berkomunikasi.

Advertisement

Sebagai tuan rumah, Korsel pun berbaik hati untuk menjamin seluruh akomodasi kontingen Korut. Pihak Korsel berharap, partisipasi Korut di olimpiade ini dapat menjadi pertanda adanya terobosan diplomatik yang jelas antara kedua negara.

Pekan lalu, delegasi Korut datang ke Korsel untuk menghadiri pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang. Delegasi tersebut dipimpin oleh Presiden Majelis Rakyat Tertinggi Kim Yong Nam. Salah satu anggota delegasi yang hadir adalah adik perempuan Kim Jong-un, Kim Yo-jong.

Advertisement

Kim Jong-un diapit oleh Kim Yo-jong di sebelah kiri dan Kim Yong-nam di sebelah kanan ©2018 Merdeka.com



Pertemuan antara delegasi kedua negara berlangsung dengan baik. Bahkan, Yo-jong sempat menyampaikan tawaran diplomatik kepada negara tersebut untuk mengakhiri tujuh dekade permusuhan. Dia mengundang Presiden Korut Moon Jae-in datang ke Korut untuk menggelar pertemuan puncak dengan kakaknya.

"Saya di sini untuk menyampaikan harapan bahwa kami bisa melihat orang-orang Korea Selatan yang menyenangkan ini lagi dan membawa masa depan yang membuat negara kita bersatu kembali," ujar Yo-jong.

Selepas kunjungan mereka ke Korsel, para delegasi tersebut melaporkan aktivitas mereka di Korut, termasuk bagaimana cara Korsel menyambut mereka di sana.

Mendapat laporan yang baik, Jong-un pun merasa puas. Dia memuji Korsel atas karena menjamu delegasi Korut selama kunjungan dengan baik. Tak hanya itu, dia juga berterima kasih karena Korsel telah 'memprioritaskan' delegasinya selama kunjungan.

"Setelah menerima laporan delegasi tersebut, Kim Jong-un menyatakan kepuasannya," demikian pernyataan media pemerintah KCNA, dikutip dari laman BBC.

"Sangat mengesankan, itulah sisi lain dari Korea Selatan yang baru dia ketahui. Korea Selatan memprioritaskan kunjungan delegasi Korea Utara dan oleh karenanya, Kim Jong-un sangat berterima kasih," lanjut pernyataan itu.

Jong-un pun langsung memberikan perintah kepada anak buahnya untuk membuat 'langkah praktis' guna meningkatkan hubungan antara dua Korea.

Dalam rapat dengan sejumlah delegasi penting Korut yang baru kembali dari Korsel Jong-un mengatakan negaranya harus melanjutkan 'suasana hangat persahabatan dan dialog' dengan Korsel seusai Olimpiade Musim Dingin.

"Dia menjabarkan rincian perbaikan hubungan antara utara dengan selatan dan memberi instruksi penting untuk membuat langkah praktis," kata KCNA yang melaporkan dalam bahasa Inggris, seperti dilansir laman NC News.

Meski demikian, laporan tersebut tidak menjelaskan instruksi apa yang disampaikan oleh Jong-un secara rinci. Beberapa pengamat pun turut menyampaikan analisisnya terhadap laporan tersebut.

"Saya meyakini yang dimaksud dengan 'instruksi penting' itu adalah implementasi dari deklarasi bersama pada 15 Juni dan 4 Oktober tentang persiapan acara pertemuan dua Korea," kata Profesor Yang Moo-jin dari Universitas Studi Korea Utara

Sementara itu, Profesor dari Universitas Studi Korea Utara, Nam Sung-wook, menyampaikan bahwa langkah praktis tersebut bisa jadi kemungkinan jalinan hubungan baru melalui pertukaran budaya.

"Ini berarti pemimpin Korut secara resmi mengumumkan dilanjutkannya pertukaran budaya di segala bidang termasuk seni, sepak bola, dan balet," ujarnya.

Baca juga:
Korut tuding AS mau jadikan Olimpiade Musim Dingin ajang bikin ribut
Korea Utara: Latihan gabungan AS dan Korsel bisa hambat perdamaian
Kecewa pada media, Korut mundur dari proyek kerja sama dengan Korsel
Olimpiade sempat cairkan hubungan, kaum muda Korsel tetap enggan damai dengan Korut
Hubungan dengan Korut mencair, Korsel dan AS lanjutkan latihan gabungan

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.