Sekolah mata-mata Afghanistan diserbu kelompok militan
Sampai saat ini belum ada pihak mengaku bertanggung jawab dalam serangan itu, termasuk Taliban atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Sekelompok orang bersenjata berhasil menyerbu sekolah mata-mata Badan Intelijen Afghanistan (NDS) di Ibu Kota Kabul. Hingga saat ini militan dan aparat masih terlibat kontak senjata, serta belum diketahui berapa jumlah korban dalam insiden itu.
Menurut Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish, kelompok bersenjata itu menyerang sekolah mata-mata milik NDS sekitar pukul 10.10 waktu setempat. Polisi dan pasukan Angkatan Darat Afghanistan lantas mendatangi lokasi kejadian, serta menutup jalan keluar masuk ke tempat itu.
"Tembak menembak masih berlangsung dan kami juga mulai melancarkan operasi balasan," kata Najib, dilansir dari laman AFP, Senin (18/12).
Menurut wakil juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Nasrat Rahim, suara letusan senjata dari aparat dan kelompok militan terdengar jelas dari sekitar lokasi. Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Baca juga:
Warga Afghanistan bakar 'Trump' di Jalalabad
Ibu Negara Afghanistan kagum dengan perempuan Indonesia
Jokowi terima kunjungan Ibu Negara Afghanistan di Istana Bogor
Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan belajar selesaikan konflik ke Aceh
Jokowi minta ikut mediasi konflik Afghanistan, Islam Indonesia dinilai moderat