LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Sekjen PBB: Biarkan warga kelaparan, Suriah lakukan kejahatan perang

Kelaparan terparah ada di Kota Madaya, basis pemberontak anti-Assad. Bantuan internasional baru bisa masuk

2016-01-15 15:36:14
Konflik Suriah
Advertisement

Bencana kelaparan menimpa beberapa kota basis pemberontak Suriah. Salah satu yang mengalami krisis pangan paling parah adalah Kota Madaya, jaraknya 25 kilometer dari Ibu Kota Damaskus, Suriah. Ratusan orang sudah kekurangan panganselama enam bulan terakhir karena akses darat menuju kota diblokade tentara loyalis Presiden Basyar al-Assad.

Mulai akhir pekan lalu, bantuan kemanusiaan internasional akhirnya bisa masuk membawa puluhan ton gandum, beras, garam, minyak goreng, gula, dan susu formula. Pemberian bantuan ini berkat lobi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kepada pemerintah Suriah untuk melonggarkan blokade. Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris juga gencar melobi semua pihak agar bantuan bagi warga Madaya bisa dikirim.

Kendati rombongan truk bantuan kini diizinkan masuk, Sekjen PBB Ban Ki-moon tetap mengecam tindakan pemerintah Suriah. Dia menilai blokade militer Suriah atas perintah Presiden Basyar al-Assad bisa masuk kategori kejahatan perang.

Advertisement

"Biar kami perjelas, kelaparan digunakan sebagai senjata merupakan kejahatan perang," tegasnya, seperti dikutip dari Stasiun Televisi Aljazeera, Kamis (14/1).

Konvoi bantuan suah dua kali masuk ke kawasan Madaya selama sepekan ini. PBB berjanji akan menyelidiki apakah blokade pemerintah Suriah memang bertujuan menyiksa warga sipil supaya kelaparan. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Zeid Ra'ad Al Hussein, mengatakan pihaknya bisa menjatuhkan sanksi kepada pihak yang sengaja memicu bencana kelaparan.

Berdasarkan data Kelompok Peninjau Hak Asasi Suriah, sedikitnya 23 orang, termasuk anak-anak, meninggal di Madaya akibat kelaparan akut. Seorang warga bernama Abu Abdul Rahman mengaku sudah tidak makan selama berhari-hari. Dia menyatakan sebagian warga nekat memakan daun dan rumput karena sangat kelaparan.

Advertisement

"Sudah tak ada lagi anjing dan kucing di kota ini. Bahkan daun-daunan yang selama ini kami makan dari pepohonan sudah makin sedikit," ujar Rahman.

Sedikitnya 300 anak-anak di kota itu juga mengalami kekurangan gizi. Pegiat lokal menuturkan sekitar 40 ribu warga di Madaya sulit mendapat akses makanan dan obat-obatan.

Baca juga:
PM Kanada mengutuk serangan terhadap pengungsi Suriah
Warga Suriah meninggal karena kelaparan, sebagian makan rumput, daun
Serangan udara Rusia hantam warga sipil Suriah, 70 tewas
Putin mendukung pemberontak Suriah asal ikut menyerang ISIS
Kegagalan Amerika di pusaran konflik Timur Tengah
ISIS bantai 280 warga Suriah, termasuk perempuan, anak-anak, manula

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.