PM Kanada mengutuk serangan terhadap pengungsi Suriah
Merdeka.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada Sabtu kemarin mengutuk keras serangan terhadap pengungsi Suriah dalam acara penerimaan di Vancouver. Insiden yang dilakukan seorang pesepeda dengan cara menyemprotkan lada kepada para pengungsi itu, disebut sebagai kejahatan rasial.
Pemerintah Kota Vancouver mengatakan, insiden itu terjadi ketika kelompok pengungsi Suriah baru tiba. Dalam rombongan itu, termasuk anak-anak. Mereka disemprot dengan cairan lada saat sedang berkumpul di luar gedung Pusat Asosiasi Muslim Kanada, pada Jumat silam.
"Ini bukan kita. Kita tidak mencerminkan sambutan hangat yang telah Kanada tawarkan. Saya mengutuk serangan terhadap pengungsi Suriah di Vancouver," ungkap PM baru Kanada itu dalam akun Twitternya, seperti dilansir dari the Guardian, Minggu (10/1).
Polisi mengatakan sekitar 30 pengungsi harus mendapat perawatan medis. Petugas pemadam kebakaran bahkan sampai dikerahkan untuk membantu proses evakuasi pengungsi tersebut.
"Motif penyerangan ini belum diketahui, namun penyidik mengatakan insiden ini sebagai kejahatan rasial yang termotivasi," tulis pihak Kepolisian Vancouver dalam keterangannya.
Walikota Vancouver Gregor Robertson juga menganggap ini sebagai tindak kejahatan. Dia mengecam apa yang dilakukan pelaku terhadap pengungsi Suriah.
"Ini adalah tindakan pengecut dan tindakan ini dikutuk oleh semua penduduk Kanada," ucap Robertson.
Pemerintah Kanada mengatakan, sudah lebih dari 6.000 pengungsi Suriah tiba di Kanada sampai akhir 2015. Kanada berjanji bakal menambahkan kuota pengungsi Suriah sampai akhir 2016 nanti. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya