Satpam 'gila' ini selalu sisihkan 3/4 gaji bantu anak miskin
Gajinya cuma Rp 4 juta, tapi 19 tahun terakhir sedekahnya mencapai Rp 982 juta. "Saya sudah cukup," kata Ma Yon.
Seorang satuan petugas pengamanan (satpam) asal China memiliki kebiasaan yang jarang dilakukan oleh orang seprofesinya. Pria bernama Ma Yon ini sangat doyan bersedekah buat anak miskin, bahkan jumlahnya mencapai 3/4 gaji bulanan.
Ma Yon hanya mendapat gaji sebesar 2,200 yuan atau setara dengan Rp 4,5 juta per bulan. Tapi selama 19 tahun terakhir, dia selalu mendonasikan penghasilannya sebesar 1,700 yuan untuk 17 murid-murid sekolah yang miskin.
Weihai News melaporkan, Senin (6/4), sang satpam berhati mulia tersebut hanya memakai gajinya untuk kebutuhan sehari-hari, seperti makanan juga kebutuhan transportasi.
"Saya cukup makan seadanya dan tidak kekurangan. Itu sudah lebih dari sebuah kebahagian," ungkapnya seperti yang dilansir oleh Stasiun Televisi CCTV News.
Selama bertahun-tahun membantu anak miskin dari kantongnya sendiri, total sedekah Ma Yon mencapai 470,000 yuan atau setara dengan Rp 982 juta.
Sikap demawannya Ma kadang membuat orang sekitarnya merasa bahwa tindakan itu berlebihan. Orang tua Ma tidak jarang memintanya untuk berhenti melakukan hak tersebut.
"Saya mengerti bahwa orang tua mengkhawatirkan tindakan gila saya, namun hati ini tidak bisa berhenti melakukan hal tersebut," ungkap Ma.
Ma mengungkapkan motivasinya dalam melakukan tindakan itu adalah saat ibunya mengalami kecelakaan. Ibu Ma yang seorang penjahit kehilangan jarinya saat berkerja, namun tidak punya uang untuk membayar biaya rumah sakit. Tanpa diketahui oleh Ma, biaya tersebut seketika lunas oleh para dermawan tak dikenal.
Kisah Satpam dermawan ini telah meluas di China, citizen kerap mengomentari aksi Ma ini dalam berbagai celoteh di media sosial. "Tindakannya sebetulnya egois dan kita patut berterimakasih padanya," ungkap akun twitter @zhaodaowodedujiaoshou
"Kita harus salut padanya, namun tidak disarankan untuk mengikuti jejaknya," kata @lurenxingzhang.
Baca juga:
Mengharukan, pria ini 18 tahun naik motor cari putranya yang hilang
Belajar dari Nenek Marni, tak harus kaya untuk bantu sesama
Kisah Nenek Marni, jalan kaki keliling Jakarta jualan tisu
Kisah hidup miliuner Warren Buffett yang tak banyak diketahui orang
Gagal di sekolah, remaja ini kini sukses jadi guru tari di Amerika
Cara tukang bubur rekrut karyawan