LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ribuan anak-anak pengungsi Rohingya mengalami gizi buruk

Pada 3 November lalu, UNICEF sudah memperingatkan kalau sekitar 7,5 persen anak-anak Rohingya di kamp pengungsian Cox's Bazar terancam meninggal karena gizi buruk. Menurut mereka, hanya 16 persen bocah Rohingya yang bisa mendapat jatah makanan dengan menu paling sederhana.

2017-12-23 11:25:18
Bangladesh
Advertisement

Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa urusan Anak-anak (UNICEF) mengungkap kalau ribuan bocah etnis Rohingya yang mengungsi ke perbatasan Bangladesh kondisinya sangat mengkhawatirkan dan terancam meninggal. Penyebabnya adalah mereka mengidap sejumlah penyakit dan gizi buruk lantaran situasi di tempat pengungsian yang serba sulit.

Dilansir dari laman AFP, Sabtu (23/12), kesimpulan UNICEF itu diperoleh dari tiga kali survei digelar di tiga kamp pengungsian Rohingya di wilayah Bangladesh. Yakni di Cox's Bazar, Kutupalong, dan Nayapara. Survei itu digelar sejak 22 Oktober hingga 27 November. Hasilnya menyatakan kalau 25 persen anak-anak pengungsi Rohingya, atau sekitar 1700 orang, mengidap gizi buruk akut, dan juga penyakit lain.

"Dari hasil survei itu hampir setengahnya mengidap anemia, 40 persen mengalami diare, dan 60 persen mengidap infeksi saluran pernapasan akut," kata Juru Bicara UNICEF, Christophe Boulierac di Jenewa, Swiss.

Advertisement

Pada 3 November lalu, UNICEF sudah memperingatkan kalau sekitar 7,5 persen anak-anak Rohingya di kamp pengungsian Cox's Bazar terancam meninggal karena gizi buruk. Menurut mereka, hanya 16 persen bocah Rohingya yang bisa mendapat jatah makanan dengan menu paling sederhana.

"Anak-anak pengungsi Rohingya yang sudah mengalami penderitaan dan terusir dari tanah kelahirannya, kini harus menghadapi krisis kesehatan," kata Kepala UNICEF di Bangladesh, Edouard Beigbeder.

Baca juga:
AS jatuhkan sanksi jenderal Myanmar terkait pembantaian Rohingya
Terima Dubes Bangladesh, Fadli Zon bahas pengungsi Rohingya
Penangkapan 2 jurnalis Reuters dinilai ancam kebebasan pers di Myanmar
Fadli Zon: Demi Rohingya, Myanmar harus ditekan dan diisolasi total
Fadli Zon terharu saat kunjungi pengungsi Rohingya di Cox's Bazar

Advertisement
(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.