LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Remaja di AS mengaku makan orang di pengadilan

Austin Harrouff mengaku telah makan sesuatu yang buruk. Saat ditanya, dia mengatakan yang dimakan adalah daging manusia.

2016-11-02 17:07:00
Kanibalisme
Advertisement

Seorang remaja asal Florida, Amerika Serikat, mengaku telah memakan daging manusia di pengadilan. Berdasarkan dokumen pengadilan, Austin Harrouff mengatakan dia telah memakan sesuatu yang buruk.

Seorang sersan yang mendengarnya bertanya makanan yang dia makan.

"Saya makan sesuatu yang buruk. Manusia," ucap Harrouff, seperti dikutip dari Washington Post, Rabu (2/11).

Advertisement

Sementara itu, percakapan lengkap dengan Harrouff tercatat dalam dokumen pengadilan di wilayah Martin, Florida.

Remaja tersebut ditangkap dengan dugaan membunuh pasangan di Florida pada awal tahun ini. Dia mengatakan telah memakan wajah salah satu korban. Kasusnya ini kemudian menjadi perhatian nasional.

Harrouff yang baru 19 tahun ini berada di rumah sakit usai penyerangan yang dia lakukan. Seorang detektif tanpa sengaja melihatnya memuntahkan sesuatu yang remaja itu klaim sebagai daging manusia.

Advertisement

Tak hanya melihatnya memuntahkan daging manusia, detektif tersebut juga melihat ada rambut manusia di mulutnya. Setelah beberapa waktu berlalu, pada pertengahan Agustus, Harrouff dinyatakan bersalah atas pembunuhan terhadap John Stevens (59) dan Michelle Mishcon (53).

"Rupanya dia menggigit korban di bagian dada," ujar detektif yang menyelidiki kasusnya.

Dari dokumen di pengadilan disebutkan, remaja ini menyerang korban laki-laki, menggigit bagian dadanya, dan terakhir dia menggigit wajah korbannya tersebut. Dia dinyatakan bersalah pada pembunuhan tingkat dua.

Sementara itu, kepala kepolisian lokal menduga apa yang dilakukan Harrouff karena di bawah pengaruh obat-obatan sintetik, Flakka.

"Apa yang dia tunjukkan sama dengan setiap korban terindikasi overdosis Flakka. Kekuatannya di luar biasanya, kulitnya mengelupas dan suaranya parau," ujar William Snyder, Sherif wilayah Martin.

Meski belum diputuskan hasil peradilannya, namun Harrouff selama ini terus mendapatkan perawatan.

Baca juga:
Gila, ibu di India makan anaknya sendiri
Ini diklaim kasus kanibalisme kuda pertama sejagat
Kakak-adik kanibal Pakistan divonis 11 tahun penjara
4 Aksi kanibalisme ini jadi syarat ilmu hitam
Tujuh cerita kanibal paling bikin bulu kuduk berdiri

(mdk/che)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.