Ratusan orang berunjuk rasa di Tel Aviv, desak solusi damai Israel-Palestina
Kepala partai sayap kiri Meretz Tamar Zandberg, meminta otoritas Israel untuk membuka penyelidikan atas kekerasan yang terjadi di sepanjang pagar perbatasan Gaza.
Ratusan orang di Ibu Kota Israel Tel Aviv, Minggu waktu setempat memprotes kekerasan pasukan Israel terhadap warga sipil Palestina Jumat lalu, menurut radio Israel.
Sebagian besar demonstran Israel meneriakkan slogan-slogan menentang tentara Israel dan menyerukan diakhirinya kekerasan terhadap warga sipil Palestina serta solusi politik dan kembalinya proses perdamaian.
Dikutip dari Anadolu Agency, Senin (2/4), Kepala partai sayap kiri Meretz Tamar Zandberg, meminta otoritas Israel untuk membuka penyelidikan atas kekerasan yang terjadi di sepanjang pagar perbatasan Gaza.
Jumat lalu, puluhan ribu warga Palestina berkumpul di perbatasan timur Gaza sepanjang 45 kilometer dengan Israel untuk menegaskan kembali hak mereka atas tanah leluhur mereka di Palestina.
Menjelang demonstrasi massa, Israel telah mengerahkan ribuan pasukan di sepanjang perbatasan. Dijuluki 'Great March of Return' protes juga dimaksudkan untuk menekan Israel untuk mengangkat blokade Gaza lebih dari satu dekade.
Serangan pasukan Israel terhadap para demonstran menyebabkan 17 orang Palestina tewas dan hampir 1.500 orang terluka.
Massa berkumpul pada peringatan Land Day, yang merupakan peringatan tahunan warga Palestina mengenang enam warga Arab Israel yang dibunuh oleh pasukan Israel pada tahun 1976.
Baca juga:
PBB serukan penyelidikan insiden tentara Israel tembak mati 16 warga Palestina
Histeris wanita Palestina tangisi kerabat yang ditembak mati Israel
Bentrokan pendemo dengan tentara Israel di Gaza, tujuh warga Palestina tewas
Aksi ribuan warga Jalur Gaza serbu perbatasan Israel
Menlu Jerman bertemu dengan Presiden Palestina di Ramallah
Tamimi, remaja Palestina yang tampar tentara Israel divonis penjara 8 bulan