Raja Salman Serukan Komunitas Internasional Bersikap Tegas Terhadap Iran
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz meminta komunitas internasional untuk menyadari bahaya peran Iran dalam mendukung terorisme, ekstremisme dan sektarianisme, sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Saudi Press Agency melaporkan pada hari Rabu.
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz meminta komunitas internasional untuk menyadari bahaya peran Iran dalam mendukung terorisme, ekstremisme dan sektarianisme, sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Saudi Press Agency melaporkan pada hari Rabu.
"Kerajaan menegaskan bahaya proyek regional oleh rezim Iran, dan kami menolak campur tangannya dalam urusan internal dan dukungannya untuk terorisme, ekstremisme dan sektarianisme," kata Raja Salman dalam pidato pembukaannya di Dewan Syura. Demikian seperti dilansir Al Arabiya, Kamis (12/11).
"Kami menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil posisi yang kuat terhadap Iran untuk memastikan tidak memperoleh senjata pemusnah massal dan mengembangkan proyek rudal balistiknya," tambah raja.
Dewan Syura baru terdiri dari 150 anggota dan akan menjalani masa jabatan empat tahun. Dewan Syura direstrukturisasi bulan lalu dengan Sheikh Abdallah Al-Sheikh ditunjuk sebagai ketuanya.
Raja Salman juga mengutuk serangan lanjutan milisi Houthi yang didukung Iran, melanggar hukum internasional dengan meluncurkan drone dan roket yang dibombardir bom ke Arab Saudi.
Namun, Raja Salman menyuarakan dukungan Arab Saudi untuk rakyat Yaman untuk merebut kembali kemerdekaan dan kedaulatan mereka.
Terkait Konflik Israel-Palestina, Arab Saudi terus mendukung rakyat Palestina dan seruan mereka untuk sebuah negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya, kata raja Arab Saudi itu.
"Kami mendukung upaya perdamaian di Timur Tengah melalui negosiasi antara Palestina dan Israel untuk mencapai solusi yang adil dan permanen," kata Raja Salman.
Baca juga:
DPR Nilai Dibukanya Umrah bagi WNI Bukti RI Bisa Adaptasi Protokol Kesehatan
Tebang Pohon di Arab Saudi Bisa Kena Denda Rp113 Miliar dan Hukuman 10 Tahun Penjara
Ledakan di Jeddah, Prancis Minta Warganya di Arab Saudi Waspada Maksimum
Serangan Bom di Jeddah, Empat Orang Terluka
Arab Saudi Akhirnya Beri Selamat Atas Kemenangan Joe Biden di Pilpres AS