LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pupusnya slogan anti-Amerika di Korea Utara

Pupusnya slogan anti-Amerika di Korea Utara. Saban tahun setiap akhir Juni Korea Utara memperingati berakhirnya Perang Korea dengan menggelar pawai sekaligus unjuk rasa anti-Amerika selama sebulan penuh hingga 27 Juli.

2018-06-26 07:08:00
Korea Utara
Advertisement

Korea Utara membatalkan agenda tahunan pawai anti-Amerika sebagai tanda kian membaiknya hubungan negara itu dengan Amerika Serikat menyusul pertemuan bersejarah pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump di Singapura 12 Juni lalu.

Dilansir dari laman the Independent, Senin (25/6), saban tahun setiap akhir Juni Korea Utara memperingati berakhirnya Perang Korea dengan menggelar pawai sekaligus unjuk rasa anti-Amerika selama sebulan penuh hingga 27 Juli. Dalam pawai itu biasanya massa meneriakkan slogan anti-Amerika.

Tahun lalu acara yang diadakan di Alun-Alun Kim Il Sung di Pyongyang dilaporkan dihadiri sekitar 100 ribu orang. Bahkan pemerintah mencetak perangko khusus bertema anti-Amerika.

Advertisement

Sejumlah pejabat Korut tidak berkomentar soal dibatalkannya acara itu tahun ini. Namun jurnalis kantor berita AP membenarkan Korut tidak akan menggelar acara tahunan itu.

Dalam beberapa bulan terakhir Korut mulai mengurangi retorika anti-Amerika untuk lebih menciptakan suasana berdamai jelang pertemuan Trump dan Kim.

Sejumlah poster propaganda anti-AS sudah dihapus dan dicopot dari berbagai rak di toko Korea Utara.

Advertisement

Laman Sputnik News melaporkan, Minggu (24/6), propaganda anti-Amerika selama ini menjadi pilar ideologi nasional rakyat Korut. Amerika dan dunia Barat sebelumnya digambarkan sebagai pihak yang jahat, haus darah, jelek, sementara tentara komunis Korut berjuang keras untuk melenyapkan mereka hingga hancur berkeping-keping. Namun laporan media Asian Correspondent menyatakan, segala pernak-pernik anti-Amerika kini sudah lenyap dari toko-toko di Zona Larangan Militer yang sering dikunjungi turis.

Sejumlah mural di tembok-tembok gedung yang selama ini menggambarkan kejahatan dunia Barat kini sudah diganti dengan slogan atau gambar yang bertema peningkatan kerja, reunifikasi dua Korea dan rencana pembangunan lima tahun ke depan.

Asian Correspondent juga melaporkan, sejumlah kartu pos, poster, dan perangko yang selama ini bergambar anti-Amerika juga kini sudah tidak dijual di toko-toko.

Tak hanya itu poster yang memperlihatkan kekuatan rudal nuklir Pyongyang juga kini sudah tidak ada. Pemerintah Korut kini malah membuat sejumlah poster memperlihatkan pertemuan bersejarah dua Korea pada 27 April lalu.

Baca juga:
Indonesia dan Jepang sepakat sanksi DK PBB terhadap Korut tetap dilanjutkan
Usai bertemu Kim Jong-un, Trump hentikan latihan militer dengan Korsel
Poster propaganda anti-Amerika kini dihapus di Korea Utara
Trump yakin denuklirisasi Korut sudah dimulai, pejabat AS sebut belum ada pergerakan
Pejabat Korut-Korsel bertemu, bahas reuni keluarga terpisah
Trump sebut Korea Utara sudah kembalikan sisa kerangka jasad 200 tentara AS

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.