Pejabat Korut-Korsel bertemu, bahas reuni keluarga terpisah
Merdeka.com - Delegasi dari Korea Utara dan Korea Selatan menggelar pertemuan hari ini untuk membahas tentang reuni keluarga dari kedua negara. Kedua pejabat akan bertemu di sebuah hotel yang menjadi tujuan wisata Korut, Gunung Kumgang pukul 08.00 waktu setempat.
Langkah ini merupakan salah satu kesepakatan yang dijanjikan oleh pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden Korsel Moon Jae-in saat bertemu April lalu. Pertemuan kedua pemimpin itu mengakhiri hubungan buruk kedua negara selama ini.
"Kami harus mengupayakan upaya aktif untuk hasil yang baik hari ini. Kami akan saling memberi kepercayaan dan saling perhatian," kata pemimpin delegasi Korut, Pak Yong-il, dikutip dari Reuters, Jumat (22/6).
"Kami juga harus memisahkan masa lalu dengan masa sekarang, dan menempuh jalan yang telah ditempa para pemimpin kami," tambahnya.
Korut dan Korsel berusaha mewujudkan rasa kemanusiaan dan hak asasi manusia keluarga yang sudah lama terpisah melalui sebuah reuni. Biasanya mereka yang terlibat pertemuan sudah berumur sepuh seperti 80 tahunan.
Dalam reuni-reuni yang sudah digelar sebelumnya dan beberapa di antaranya disiarkan di televisi, tampak keluarga yang sudah terpisah saling berpelukan sambil banjir air mata. Reuni semacam ini terakhir diadakan pada 2015 lalu.
Sebelum hubungan Korut dan Korsel membaik, pemerintah Korsel mengupayakan agar keluarga Korut yang tinggal di negara mereka untuk melakukan panggilan video atau pengiriman surat ke wilayah perbatasan.
Sejak tahun 2000, sekitar 23.676 orang yang terpisah dari Korut dan Korsel. Dalam laporan pada Maret lalu, sekitar 56 persen atau 131.531 orang yang telah mendaftar untuk mengikuti reuni telah meninggal dunia.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya