Presiden Filipina ajak warga bunuh pengedar narkoba
Dia akan memberikan imbalan uang senilai Rp 1,4 miliar bagi warga yang bisa membunuh gembong narkoba.
Presiden Filipina yang baru terpilih Rodrigo Duterte menyerukan kepada rakyatnya untuk ikut membasmi narkoba dengan membunuh para pengedar obat-obat terlarang itu.
Dia menawarkan uang imbalan bagi siapa pun yang bisa membunuh para pengedar benda haram itu.
Surat kabar the Straits Times melaporkan, Ahad (5/6), Duterte sebelumnya sudah mengumumkan dia akan mengerahkan pasukan polisi dan militer untuk memerangi kejahatan.
"Kalau mereka ada di sekitar kalian, silakan hubungi kami, polisi atau lakukan sendiri kalau kalian punya senjata. Saya dukung kalian," kata dia di depan kerumunan massa.
"Kalau dia melawan sampai mati dan kalian bisa membunuhnya maka saya akan beri kalian medali," lanjut dia.
Dia menambahkan, para pecandu narkoba tidak bisa disembuhkan di peringatkan.
"Jika Anda terlibat narkoba, saya akan membunuh Anda..saya benar-benar akan membunuh Anda," kata dia.
Duterte menegaskan kampanye melawan kejahatan yang digembar-gemborkannya dengan memberi imbalan uang.
"Kalau dia mati, saya akan membayar lima juta peso (Rp 1,4 miliar) bagi gembong narkoba. Kalau masih hidup saya beri 4,999 juta peso saja," kata dia sambil tertawa.
Baca juga:
Presiden Duterte wajibkan menteri naik pesawat ekonomi saat dinas
Tak hanya penjahat, Presiden Duterte juga siap bunuh wartawan korup
Walau Duterte tak suka AS, Obama selamati presiden baru Filipina
Presiden terpilih Filipina berjanji tembak mati semua penjahat
Presiden baru Filipina, musuhi AS namun dekati China
Janji-janji ala preman presiden baru Filipina