Polisi tangkap otak pelaku teror bom di Belgia
Dia ahli membuat bom.
Najim Laacharoui yang diduga sebagai otak pelaku teror bom Belgia, ditangkap Kepolisian Federal Belgia di wilayah Anderlecht. Stasiun televisi BBC, Rabu (23/3) menyebutkan Laacharoui sebagai orang yang memakai jaket putih dan topi cokelat yang terekam kamera CCTV Bandar Udara Internasional Zaventem.
Laacharoui memang jadi buron sejak teror bom Paris terjadi November tahun lalu. Dia menjadi satu-satunya buron usai Salah Abdeslam dibekuk beberapa hari lalu. Dia diyakini yang membuat rompi bom bunuh diri yang digunakan pada serangan Paris November tahun lalu.
Sementara itu, dua pelaku bom di Bandara Zaventem lainnya sudah terungkap. Mereka adalah dua bersaudara el-Bakraoui, Khalid dan Ibrahim.
Sebelumnya, Kepolisian Federal Belgia telah menyebar rekaman CCTV yang menunjukkan wajah terduga pelaku teror bom di Bandar Udara Internasional Zaventem, Ibu Kota Brussels. Sementara satu pelaku lain yang ikut meledakkan diri di stasiun kereta Maalbeek belum diumumkan foto wajah maupun identitasnya.
Dari rekaman kamera pengintai bandara ini nampak tiga orang berwajah Arab bergerak mencurigakan di lobi bandara, mendorong troli, dan tidak bercakap-cakap satu sama lain. Di troli itu terdapat sebuah koper hitam berukuran cukup besar.
Polisi menduga satu orang di rombongan itu, tepatnya yang berjaket putih dan bertopi hitam, kabur karena bukan eksekutor bom bunuh diri. Sedangkan dua lainnya dipastikan sudah tewas, dalam rekaman terlihat memakai baju hitam untuk menyembunyikan rompi bahan peledak di baliknya.
Kepala Kepolisian Bandara Zaventem Francis Vermeiren, mengatakan ketiganya ke area bandara naik taksi.
Pelaku bertopi seharusnya ikut mati. Kemungkinan dia bertugas menembaki calon penumpang pesawat di bandara itu, sebelum ikut meledakkan diri.
Pria berjaket putih itulah yang diduga sebagai Najim Laacharoui.
"Tapi sepertinya dia panik lalu kabur ketika bomnya tidak meledak," kata Vermeiren.
Dua ledakan di Bandara Zaventem dan stasiun kereta Maalbeek menewaskan setidaknya 34 jiwa, sementara lebih dari 250 orang terluka. Karena hal ini, pemerintah Belgia menyerukan tiga hari berkabung di negara penghasil coklat terenak sejagat ini, untuk mengenang insiden berdarah tersebut.
Baca juga:
Pelaku Bom bunuh diri di Belgia kakak-adik bernama el-Bakraoui
Satu tersangka Teror Belgia tengah diburu, ahli pembuat bom ISIS
Ini gerak-gerak tiga pelaku sebelum bom Bandara Brussel
Muncul kabar 3 WNI hendak pulang kampung jadi korban Bom Belgia
Capres AS minta polisi awasi komunitas muslim seusai Bom Belgia
Pemuda AS ini selamat dari teror Boston, Paris, dan Brussels