Polisi Iran tangkap 35 wanita karena menonton sepak bola
Iran sudah melarang wanita menonton pertandingan sepak bola secara langsung sejak Revolusi Iran pada tahun 1979.
Polisi Iran menahan 35 wanita yang ingin menonton pertandingan sepak bola antara tim Teheran Esteqlal dan Persepolis. Menurut petugas, mereka ditahan hanya sementara sampai pertandingan selesai.
Dalam pertandingan tersebut, turut hadir Presiden FIFA, Gianni Infantino, bersama dengan Menteri Olahraga Iran Masoud Soltanifar.
Seperti dilansir dari laman BBC, Kamis (2/3) menurut kantor berita semi resmi ISNA, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Iran Seyyed Salman Samani mengatakan bahwa penggemar sepak bola wanita tidak ditangkap. Mereka hanya dipindahkan ke "tempat yang tepat" oleh polisi.
Menurut laporan sebelumnya, ada dua wanita yang ditahan.
Iran sudah melarang wanita menonton pertandingan sepak bola secara langsung sejak Revolusi Iran pada tahun 1979.
Direktur Eksekutif United Nations Watch, Hillel Neuer, mengkritik larangan Iran terhadap wanita yang ingin menonton pertandingan.
Dia juga menumpahkan protesnya terkait kebijakan anti diskriminasi FIFA melalui cuitan di Twitter
"Pimpinan Anda, Gianni Infantino, berada di pertandingan Teheran hari ini. Mengapa Anda diam?" tulisnya, seperti dilansir dari laman SBS.
Baca juga:
Ini yang harus dilakukan militer Arab Saudi agar tak dikalahkan Iran
Membandingkan kekuatan pasukan baret hijau Iran Vs Brigade ke-35 Israel
Makin panas, ini perbandingan kekuatan militer Iran Vs Israel
3 Polisi di Iran tewas setelah bentrokan dengan kelompok sufi
Puing pesawat jatuh di Iran belum ditemukan, pemerintah minta bantuan China dan Eropa
Seluruh 66 penumpang pesawat jatuh di Iran tewas
Pesawat berpenumpang 60 orang jatuh di pegunungan Iran