Peretas Rusia diduga bikin Trump menang pemilu ditangkap di Spanyol
Peretas Rusia diduga bikin Trump menang pemilu ditangkap di Spanyol. Peretas Rusia bernama Pyotr Levashov ditangkap di Kota Barcelona, Spanyol atas permintaan pihak berwenang Amerika Serikat. Dia mengatakan telah menciptakan virus komputer yang berkaitan dengan kemenangan Trump dalam pemilu.
Peretas Rusia bernama Pyotr Levashov ditangkap di Kota Barcelona, Spanyol atas permintaan pihak berwenang Amerika Serikat.
Penangkapannya diduga terkait kemungkinan keterlibatannya pada pemilihan umum AS yang membuat Donald Trump menang.
Juru bicara Kantor Kejaksaan Nasional Spanyol mengatakan Levashov ditangkap akhir pekan lalu, seperti dilansir koran the Independent, Senin (10/4).
Sebelumnya istri Levashov mengatakan kepada kantor berita Russia Today, suaminya itu terlibat dalam peretas pemilu di AS November tahun lalu.
Sejumlah polisi menggerebek apartemen Levashov bersama istrinya malam pekan lalu. Sang istri dan seorang temannya dikunci di dalam sebuah kamar selama dua jam seraya polisi menggeledah dan membekuk Levashov.
Dalam pembicaraan di telepon dengan istrinya di kantor polisi, Levashov mengatakan dia menciptakan virus komputer yang berkaitan dengan kemenangan Trump dalam pemilu.
Baca juga:
Berhasil bobol Pentagon, ini yang didapat hacker Rusia
Curi data Gedung Putih, peretas Rusia gunakan Twitter
Mengapa Donald Trump minta hacker Rusia serang Amerika?
Jadi hacker jenius, anak anggota DPR Rusia gasak Rp 2,2 triliun
Gedung Putih minta CIA lancarkan serangan siber ke Rusia
Rusia sebut ada mata-mata asing ingin retas sistem perbankan
Sanksi serangan siber saat pilpres, AS usir 35 diplomat Rusia