Penembakan Mal di San Fransisco, Empat Orang Terluka
Insiden penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini, penembakan terjadi di sebuah mal atau pusat perbelanjaan di San Fransisco pada Selasa (2/7) petang.
Insiden penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini, penembakan terjadi di sebuah mal atau pusat perbelanjaan di San Fransisco pada Selasa (2/7) petang. Polisi di Distrik San Bruno di pinggiran kota San Francisco, negara bagian California telah menanggapi laporan penembakan ini.
Dalam insiden ini, sedikitnya empat orang terluka. Korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif. Demikian dilansir dari The Guardian, Rabu (3/7).
Sejauh ini belum ada rincian informasi resmi dari kepolisian setempat, namun penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui motif di balik insiden penembakan tersebut. Dua korban dibawa ke Rumah Sakit Umum San Francisco, sementara dua korban lainnya diangkut ke fasilitas medis lain, kata juru bicara rumah sakit Brent Andrew dalam wawancara televisi dengan afiliasi ABC News, KGO-TV.
Stasiun afiliasi CBS KPIX menyampaikan, penembakan itu terjadi di Mal Tanforan. Seorang saksi di pusat perbelanjaan melaporkan mendengar delapan tembakan, dan melihat setidaknya dua korban tergeletak penuh luka di lantai dua, bersama dengan tiga orang yang diikat.
Salah satu karyawan sebuah toko di dalam mal, Angelica Castro, mengatakan melihat gerombolan orang berlari menuju tokonya dari sisi berlawanan, sementara mereka berteriak "penembakan, penembakan, penembakan".
"Wajah mereka terlihat sangat ketakutan, seperti diteror," tambahnya.
Pihak kepolisian lokal mengatakan dalam sebuah cuitan di Twitter, bahwa mereka telah menutup jalur kereta bawah tanah hingga pusat kota Oakland di dekatnya, untuk memfasilitasi pencarian tersangka penembakan.
Reporter: Siti Khotimah
Sumber: Liputan6
Baca juga:
PM Selandia Baru Tak Habis Pikir Mengapa AS Tak Perketat Aturan Kepemilikan Senjata
Penembakan di Sekolah Colorado, 7 Siswa Luka-luka
Dua Orang Tewas dalam Penembakan di Kampus North Carolina AS
Pejabat Palestina Kutuk Penembakan di Sinagog California
Donald Trump Kutuk Insiden Penembakan Sinagog di California
Penembakan Sinagog di California, Ini Identitas Terduga Pelaku