Penembak polwan di Florida akhirnya tertangkap, wajahnya babak belur
Penembak polwan di Florida akhirnya tertangkap, wajahnya babak belur. Pelaku penembakkan polisi wanita di Florida akhirnya dibekuk. Tidak dijelaskan di mana lelaki bernama Markeith Loyd itu ditangkap, namun kepolisian Orlando memastikan Loyd akan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Pelaku penembakkan polisi wanita di Florida akhirnya dibekuk. Tidak dijelaskan di mana lelaki bernama Markeith Loyd itu ditangkap, namun kepolisian Orlando memastikan Loyd akan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pelaku penembakkan petugas polisi Orlando hingga tewas telah ditangkap Selasa (17/1) setelah perburuan sepanjang pekan," ungkap petugas berwenang di Orlando, Rabu (18/1).
Markas Kepolisian Orlando mencuitkan, lelaki berusia 41 tahun itu sudah dijebloskan ke dalam penjara. Penangkapan itu juga menjadi akhir dari perburuan besar sejak 9 Januari lalu, ketika Letnan Debra Clayton ditembak mari di depan Walmart.
Stasiun televisi lokal juga berhasil mendapatkan gambar tertangkapnya Loyd. Saat dibawa ke kantor polisi, wajahnya dipenuhi luka saat digiring setengah lusin petugas dan deputi.
"Ditangkap dan menggunakan borgol milik Letnan Debra Clayton," tulis Kepala Kepolisian Orlando, John Mina.
Sebelum ditembak mati, Loyd pernah dibekuk lantaran diduga terlibat dalam pembunuhan kekasihnya yang tengah hamil. Penangkapan itu bersamaan dengan bekas pacar dan kemenakannya di sebuah restoran, tempatnya bekerja. Dua kerabatnya ditangkap karena ikut menolongnya saat membunuh pacarnya sendiri.
"Sebelum terbunuh, Clayton mendapatkan informasi Loyd berada di sekitar Walmart. Dia langsung mendekati pelaku di tempat parkir dan dia menembakkan beberapa peluru tembakan ke arahnya. Clayton mengenakan pelindung tubuh, tetapi dipukul beberapa kali," kata Mina.
Baca juga:
Buru pembunuh polisi, Kepolisian Orlando siapkan hadiah Rp 737 juta
DPR AS aksi lesehan memprotes sesama politikus yang pro-senjata
Trump usul warga muslim AS diawasi dan didata meniru israel
Warga muslim Florida jadi sasaran kebencian, FBI turun tangan
Lima cerita orang pura-pura mati demi selamat dari teror