Pemerintah China hapus komen online berupa kritik dan caci maki
Regulator Internet China memantau medsos serta kolom berita online. Alasannya kritik bukan budaya Internet sehat
Badan Regulasi Internet China mengumumkan kebijakan baru menghapus komentar-komentar bernada negatif di dunia maya. Sasaran operasi ini adalah komentar di kolom situs berita, jejaring sosial, hingga situs resmi pemerintah.
Pemerintah Tiongkok mengakui kebijakan ini sebagai pembersihan kolom komentar dari kritikan terhadap birokrasi. "Kami mendorong komentar online yang lebih sehat, lebih membangun," kata Ren Xianliang, Wakil Badan Regulasi Internet seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (22/6).
Dalam pandangan Tiongkok, komentar online sekarang semakin tidak mendidik. Banyak netizen melontarkan sumpah serapah, bahasa cabul, serta tudingan terhadap topik obrolan di medsos.
Apabila dibiarkan, Xianliang berkeyakinan rakyat China akan terpengaruh budaya buruk tersebut. "Kami akan mempromosikan komentar yang berbudaya, rasional, serta respon dengan bahasa santun agar tercipta ketertiban dalam memakai Internet," ujarnya.
China sejak lima tahun terakhir memblokir Facebook serta Google. Artinya akses Internet di negara paling padat penduduk sedunia itu sepenuhnya memakai peramban ataupun jejaring sosial lokal.
Baca juga:
Tak butuh teknologi AS, China buat komputer terhebat di dunia
Bos perusahaan ini pukul pantat karyawan yang tidak kerja keras
Bocah kelas 5 SD lulus ujian masuk perguruan tinggi
5 Guru ini dijuluki tercantik sedunia
Video kakek 'sakti' dari China bisa meringankan tubuh
Genjot ekspor Shinkansen, Jepang jadikan Taiwan batu loncatan