Peluncuran buku Malala di Pakistan dibatalkan
Acara itu mendapat ancaman serius dari Taliban.
Peluncuran buku Saya Malala dari pegiat pendidikan remaja asal Pakistan Malala Yousafzai dibatalkan. Ini lantaran acara itu mendapat ancaman serius dari kelompok ekstremis Taliban.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (29/1), bahkan polisi di Kota Peshawar menyatakan tidak mampu mengamankan lokasi tempat peluncuran buku Malala itu. Buku memoar gadis 15 tahun itu berisi cerita lengkap dengan detil perjalanannya menjadi pegiat.
Namun beberapa kelompok di Pakistan tidak menyukai Malala. Dia diduga menjadi alat negara barat untuk menjajah tradisi negara itu. Tak hanya Taliban, parlemen pemerintah daerah juga menekan Malala tidak melansir bukunya di Pakistan. Malah penyelenggara yakni pusat studi Universitas Peshawar dan lembaga pendidikan Bacha Khan mendapat desakan dari dua pejabat yang namanya masih mereka rahasiakan. Keduanya menyerukan agar Malala membatalkan peluncuran bukunya.
Malala menjadi tersohor saat Taliban menembak kepalanya sebab nekat bersekolah. Dia juga menerima serangkaian penghargaan termasuk duta besar kelompok hak asasi Amnesty Internasional 2013 atas jasa-jasanya.
Baca juga:
Dikira mainan, granat meledak tewaskan enam bocah Pakistan
Tempelkan telinga di rel kereta, remaja Pakistan tewas kesetrum
Ledakan bom tewaskan 20 tentara Pakistan
Taliban bunuh tiga pegawai televisi di Pakistan
Musharraf harus berobat ke Amerika