LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pejabat Kesehatan AS: Dosis Ketiga Vaksin Covid Berpotensi Efek Samping Lebih Serius

Amerika Serikat sedang mengkaji kebutuhan dosis penguat COVID-19 untuk warga yang telah divaksin, namun perlu melihat data lainnya untuk mengetahui apakah dosis tambahan berpotensi menimbulkan efek samping yang lebih serius, kata pejabat kesehatan AS, Selasa (13/7).

2021-07-14 11:44:49
Amerika Serikat
Advertisement

Amerika Serikat sedang mengkaji kebutuhan dosis penguat COVID-19 untuk warga yang telah divaksin, namun perlu melihat data lainnya untuk mengetahui apakah dosis tambahan berpotensi menimbulkan efek samping yang lebih serius, kata pejabat kesehatan AS, Selasa (13/7).

Pejabat itu mengatakan dosis kedua pada paket vaksin COVID-19 dua dosis dikaitkan dengan tingkat efek samping yang lebih besar. Keterkaitan itu menunjukkan bahwa dosis ketiga dapat berpotensi mendatangkan risiko yang lebih parah.

"Kami sangat tertarik untuk mengetahui apakah dosis ketiga kemungkinan berkaitan dengan risiko reaksi buruk yang lebih tinggi, terutama beberapa dari efek samping yang lebih parah --meski sangat langka", kata Jay Butler, wakil direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) selama konferensi pers, seperti dilansir laman Antara mengutip Reuters, Rabu (14/7).

Advertisement

Pemerintah AS belum membuat keputusan perihal pemberian dosis penguat, namun melihat potensi kebutuhan yang lebih besar bagi kaum lansia dan kelompok lain yang berisiko tinggi mengalami infeksi parah, kata Butler.

Pfizer dan mitra BioNTech dalam beberapa pekan berencana meminta regulator AS agar mengizinkan penggunaan dosis penguat vaksin COVID-19 buatannya.

Permintaan itu diajukan berdasarkan pada bukti bahwa enam bulan setelah vaksinasi ada risiko lebih besar soal kemungkinan terinfeksi. Penyebaran varian Delta yang lebih menular juga menjadi dasar pengajuan permintaan tersebut.

Advertisement

Butler mengaku belum melihat bukti penurunan imunitas di antara warga AS yang telah divaksin COVID-19 pada Desember atau Januari.

Ia menambahkan bahwa dosis yang sudah ada memberikan perlindungan signifikan terhadap varian COVID-19 Delta, yang pertama kali ditemukan di India dan telah menjadi varian dominan di AS.

Baca juga:
PBB Tanggapi Kasus Covid-19 di Tanah Air: Kami Bersama Indonesia, Badai Pasti Berlalu
Pelancong yang Telah Divaksinasi Dengan Sinovac Bisa Masuk ke Arab Saudi
Pertanda Buruk Bagi India: Satu Desa Sukses Lawan Covid, Virus Mengganas di Desa Lain
Pimpin Rapat COVAX, Menlu Retno Serukan Percepatan Distribusi Vaksin Global
Kepolisian Brasil Selidiki Presiden Jair Bolsonaro Terkait Dugaan Korupsi Vaksin

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.