PBB: Sebelum Jumat ini krisis Al-Aqsa harus sudah ada solusi
PBB: Sebelum Jumat ini krisis Al-Aqsa harus sudah ada solusi. Duta besar Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov kemarin memperingatkan krisis di Masjid Al-Aqsa akan semakin buruk dan parah jika sebelum hari Jumat tidak ada solusi dari pihak-pihak yang bertikai.
Duta besar Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov kemarin memperingatkan krisis di Masjid Al-Aqsa akan semakin buruk dan parah jika sebelum hari Jumat tidak ada solusi dari pihak-pihak yang bertikai.
"Saya menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dari tindakan provokasi dan bekerja sama mencari solusi. Sangat penting untuk mendapatkan solusi dari krisis ini sebelum Jumat pekan ini. Situasi di lapangan akan semakin berbahaya jika kita kembali melewati salat Jumat tanpa solusi untuk krisis ini," kata dia kemarin.
Situasi di sekitar Masjid Al-Aqsa kian memanas setelah Israel menutup masjid suci ketiga umat Islam itu dan memasang alat pemindai logam serta kamera di pintu masuk sejak 14 Juli lalu.
Akhirnya Israel memutuskan mencopot alat pemindai logam yang dipasang di pintu masuk Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. Meski begitu Negeri Bintang Daud justru menambah kamera pengawas di kompleks masjid.
Koran the Washington Post melaporkan, Selasa (25/7), dalam rapat kabinet kemarin yang berlangsung alot selama beberapa jam, akhirnya keputusan itu diambil. Langkah ini rupanya bagian dari kesepakatan antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan Raja Yordania Abdullah II yang menjadi pengelola kawasan suci itu sejak 1967.
Kantor berita pemerintah Yordania melaporkan, dalam sambungan telepon kemarin Raja Abdullah mendesak Netanyahu untuk mengakhiri penyebab krisis di Al-Aqsa.
Baca juga:
Umat muslim dan Kristen bersatu bela Masjid Al-Aqsa
Terdesak, Israel akhirnya copot detektor logam di Masjid Al-Aqsa
Krisis Al-Aqsa, Menlu ajak 9 duta besar negara OKI ambil tindakan
Ikut demo, 2 warga Mesir di Surabaya kecam Israel soal Al Aqsa
'Israel pakai cairan kimia buat robohkan Masjid Al-Aqsa'