Paus milik semua orang
Paus Fransiskus dinobatkan sebagai Sosok Paling Berpengaruh 2013 oleh majalah Time.
Belum genap setahun Jorge Mario Bergoglio asal Argentina terpilih menjadi Paus Fransiskus sebagai pemimpin umat Katolik sedunia, tapi dia sudah menjadi sorotan banyak media.
Kiprah Paus berusia 77 tahun itu selama ini menjadi daya tarik media karena apa yang dilakukannya menarik simpati dan kekaguman dari berbagai kalangan, tidak hanya bagi penganut Katolik saja, tapi juga semua umat. Tidak keliru jika majalah Time menobatkan dia sebagai Sosok Paling Berpengaruh 2013.
Paus menunjukkan kepeduliannya terhadap kaum terpinggirkan ketika dia mencium dan membasuh dua belas kaki narapidana, di antaranya muslim, di penjara Casal del Marmo, Ibu Kota Roma, Italia Maret tahun lalu. Ritual itu dia lakukan usai memimpin misa di Gereja Santo Petrus, Basilika, dalam peringatan selama empat hari wafatnya Yesus Kristus.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (29/3), Paus Fransiskus mendobrak tradisi Gereja selama ini dalam peringatan wafatnya Yesus Kristus.
"Saya bahagia bersama kalian. Jangan kehilangan harapan," kata Paus kepada 50 narapidana muda di penjara itu.
Ritual membasuh kaki pada Hari Kamis Putih itu mengingatkan kembali ayat Alkitab di Perjanjian Baru ketika Yesus menghormati kedua belas muridnya dengan membasuh dan mencium kaki mereka sebelum dia disalib.
Bukan itu saja, Paus juga dilaporkan kerap mengunjungi para gelandangan di sekitar Vatikan dan memberi mereka makanan. Juni lalu dia juga memberkati rombongan pecinta motor gede Harley Davidson di Vatikan.
Paus bahkan memberi simpati kepada kaum gay yang selama ini dianggap makhluk haram oleh gereja Katolik.
Bulan lalu majalah gay tertua di Amerika Serikat The Advocate juga menobatkan Paus Fransiskus sebagai orang paling berpengaruh.
Menurut The Advocate, meski Paus masih menentang pernikahan sejenis tapi dia telah memperlihatkan perubahan pandangan terhadap kaum gay, tidak seperti dua paus pendahulunya, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (18/12).
Pada Juli tahun lalu Paus mengucapkan kalimat terkenalnya tentang kaum gay kepada para wartawan. Dia tidak mau menghakimi kaum gay.
"Jika orang itu gay tapi masih menyembah Tuhan dan tulus, siapakah saya berhak menghakimi dia?" ujar Paus kala itu.
Kepada kaum tak bertuhan atau ateis, Paus juga pernah mengatakan Yesus akan mengampuni semua orang termasuk ateis. "Bahkan orang ateis pun diampuni, semua orang diampuni," jawab Paus, seperti dilaporkan Radio Vatikan, Mei lalu. "Kita semua punya kewajiban berbuat kebajikan."
Dan awal pekan ini Paus Fransiskus, disebut-sebut sebagai salah satu pemimpin paling modern dari gereja Katolik, membaptis seorang anak dari pasangan belum menikah dalam sebuah upacara di Kapel Sistina.
Dari kaum miskin, pecinta Harley Davidson, kaum gay, muslim, hingga ateis, Paus telah memberikan perhatian dan simpati. Paus Fransiskus pantas disebut Paus milik semua orang.
Baca juga:
Paus antikapitalis pembela kaum miskin
Paus Fransiskus undang pasangan rayakan Valentine di Vatikan
Paus Fransiskus jual motor Harley buat sumbang kaum miskin
Paus Fransiskus baptis bayi dari pasangan kumpul kebo
Paus Fransiskus akan kunjungi Tanah Suci pada Mei mendatang